Program KKN Mahasiswa Undip Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Desa

kkn-1

Program KKN Mahasiswa Undip Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Desa

Rektor Universitas Diponegoro beserta Ketua Senat Akademik dan Pimpinan Fakultas mengunjungi salah satu lokasi KKN Tim I Undip di Kabupaten Pemalang pada hari Kamis, 9 Februari 2017. Sesampai di lokasi, tim dari Undip yang dipimpin oleh Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama disambut oleh Bapak Warsono selaku Kepala Desa Iser, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.

Dalam sambutannya, Prof. Yos Johan Utama mengucapkan terima kasih atas diterimanya mahasiswa Undip untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pemalang. Selanjutnya beliau berharap bahwa program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Selanjutnya Rektor juga menyampaikan bahwa “Undip memperoleh bantuan sebesar 400 milyar yang rencananya akan dipergunakan untuk pembangunan kampus Undip di Jepara”. Beliau menyampaikan bahwa yang dapat kuliah di Undip tidak hanya yang kaya saja, tetapi juga dari keluarga yang kurang mampu tetapi memiliki prestasi dan juga bagi yang hafidz Alquran minimal 20 jus juga memiliki kesempatan masuk Undip dengan mengikuti tes sebelumnya. Untuk itu Undip menyediakan kuota 20% untuk mahasiswa dari keluarga kurang mampu, termasuk mahasiswa Bidikmisi.

kunjungan-kkn2Sementara itu, Kepala Desa Iser, Kecamatana Petarukan, Kabupaten Pemalang, Bapak Warsono menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang besar kepada Undip. Warsono menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Undip dikarenakan kegiatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan warga yang nantinya dapat menambah penghasilan warga”.

Pada kesempatan tersebut, diperagakan oleh mahasiswa KKN Tim I kabupaten Pemalang cara membuat perangkap nyamuk dengan alat sederhana seperti botol aqua, selotip, cutter dengan bahan yang mudah didapat yakni ragi, gula merah dan plastik hitam. Alat perangkap nyamuk ini sangat mudah pembuatannya. Adapun penggunaanya adalah untuk pemakaian selama 2 minggu. Sangat berguna untuk menghemat biaya untuk membeli obat nyamuk.

Selain peragaan pembuatan perangkap obat nyamuk, dipaparkan juga tentang pembuatan sabun susu beras dari beras tua oleh mahasiswa KKN Undip Tim I kabupaten Pemalang. Diharapkan setelah memperoleh bekal keterampilan membuat sabun susu beras, warga terutama ibu-ibu dapat membuat sendiri sabun untuk merawat kulit. Selain itu juga dapat dipasarkan untuk menambah penghasilan.

kunjungan-kkn3Setelah mengunjungi desa Iser, Rektor beserta tim juga mengunjungi mahasiswa KKN di desa Kebagusan masih dalam lokasi kabupaten Pemalang. Dalam kunjungannya, Rektor mengajak mahasiswa KKN untuk berdiskusi tentang program yang sudah dilaksanakan. Beberapa program yang sudah dilaksanakan antara lain bekerja sama dengan bidan setempat melakukan konseling tentang kesehatan ibu hamil dan balita, belajar merancang robot dengan siswa SMK setempat, membuat keripik pisang dan mengumpulkan sampah plastik untuk dijual.

Adapun kendala yang dihadapi adalah waktu pelaksanaan KKN selama kurang lebih 40 hari dirasa kurang cukup untuk melaksanakan program kerja yang sudah dirancang. Namun demikian, program kerja yang sudah dilaksanakan sudah cukup untuk memberdayakan masyarakat kabupaten Pemalang. (Utami/Humas)


Statistik

News