Bangun Kandang Unggas Tertutup, Charoen Indonesia Bantu Riset Mahasiswa Undip

Bangun Kandang Unggas Tertutup

Bangun Kandang Unggas Tertutup, Charoen Indonesia Bantu Riset Mahasiswa Undip

Category : Beranda , Berita , Kerjasama

Dukung riset inovasi pengetahuan mahasiswa Undip di bidang pemeliharaan unggas emiten industri perunggasan ayam broiler, PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) membangun kandang unggas tertutup di empat perguruan tinggi negeri (PTN).

Adapun empat PTN tersebut adalah, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Hasanuddin Makassar dan Universitas Jendral Soedirman Purwokerto.

Proses hibah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) oleh CPIN dengan keempat perguruan tinggi tersebut di Jakarta, baru-baru ini. Penandatangan dilakukan Presiden Direktur CPIN Thomas Effendy bersama Rektor Undip Yos Johan Utama, Rektor Unair Mohammad Nasih, , Rektor Unhas Dwia Aries Tina Palubuhu, dan Rektor Unsoed Achmad Iqbal. Disaksikan Dirjen PKH Kementerian Peternakan (Kementan) I Ketut Diarmita MP, Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KemenristekDikTi) Jumain Appe, serta Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) Bambang Setiadi.

Rektor Undip Prof.Yos Johan Utama sangat mengapresiasi atas dukungan dan bantuan yang diberikan PT. Charoen Pokphand Indonesia untuk pengembangan IPTEK di kampus fasilitas itu akan sangat bermanfaat sebagai sarana riset dan pembelajaran bagi mahasiswa bidang peternakan di Undip,” jelasnya.

Rektor juga berharap kerjasama ini akan memberikan banyak manfaat bagi semua pihak dan dapat dikembangkan dalam bentuk kerjasama-kerjasama yang lain.

Sementara itu Presiden Direktur PT. Charoen Pokphand Indonesia, Tbk Thomas Effendy mengatakan “Dengan hibah ini diharapkan mahasiswa dapat memiliki sarana dan prasarana untuk melakukan riset inovasi pengetahuan di bidang pemeliharaan unggas sesuai perkembangan teknologi ilmu pengetahuan budi daya ayam broiller mutakhir,” ujarnya.

Tujuan hibah kandang ayam closed house ini sebagai bentuk kerja sama dengan perguruan-perguruan tinggi demi terciptanya lulusan yang kompeten.

“Sejak awal kita harus mempersiapkan lulusan-lulusan atau sarjana-sarjana yang betul betul mengalami pratik di lapangan sudah siap untuk masuk perusahaan, untuk masuk industri,” ungkapnya.

Tak hanya itu, perseroan juga bakal memberikan teaching farm sebagai bentuk pendampingan terhadap mahasiswa di universitas yang menerima fasilitas itu. Adapun pendampingan itu, dijalankan oleh sarjana peternakan dari universitas terkait yang memang telah berpengalaman dalam berkecimpung di industri.

“Hasil praktek nantinya ada inovasi baru yang nanti bisa dinikmati industri. Hasil teaching farm ini diharapkan akan ada feedback nantinya dari perguruan tinggi,” imbuhnya.


Statistik

News