Undip Turut Memberikan Manfaat dan Kebaikan

tarawih-keliling-badan amalan islam dan undip

Undip Turut Memberikan Manfaat dan Kebaikan

Category : Beranda , Berita , Events

Tarawih keliling Badan Amalan Islam (BAI) baru saja dilaksanakan di Auditorium Undip, hari Sabtu yang lalu. Acara dihadiri oleh Gurbenur Jawa Tengah, Bapak H. Ganjar Pranowo.

Dalam sambutannya, Gurbenur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa Undip banyak membantu permasalahan yang sering terjadi di bulan Ramadhan, seperti kenaikan harga pangan. Terobosan yang dilakukan oleh Undip adalah bekerjasama dengan BI yakni mendorong petani menanam bawang putih. Bibit disediakan oleh BI. Setelah panen, untuk mempertahankan kualitas bawang putih agar tetap fresh adalah dengan ozonisasi yang  penemuan dari pakar Undip yang membuat hasil panen tahan selama 4 bulan. Disampaikan pula  betapa Undip telah banyak membantu dan memberikan kebaikan bagi masyarakat. Teknik pengasapan dari pakar Undip membantu mengolah makanan menjadi awet dan sehat. “Saya mengucapkan banyak terima kasih atas penemuan dari peneliti Undip yang banyak memberikan manfaat dan kebaikan bagi masyarakat luas,” tutur Ganjar Pranowo. Selanjutnya Gurbernur Jateng tersebut berharap bahwa Undip turut serta pula membantu dalam aspek sosial untuk menangani permasalahan di daerah Kemungkus Sragen dimana ditemukan 12 pekerja seks terjangkit HIV AIDS. “Semoga Undip sebagai universitas terbesar di Jawa Tengah dapat menjadi kiblat bagi universitas lain dalam penelitian dan pengabdian yang memberikan banyak manfaat,” ucap Ganjar Pranowo.

Sementara itu, Wakil Rektor II Undip, Dr. Darsono, SE,Akt.,MBA mewakili Rektor Undip menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari Badan Amalan Islam (BAI) provinsi Jawa Tengah untuk yang ke-16 di Undip. “Semoga apa yang telah diberikan Undip dapat memberikan manfaat,” ucap beliau.“Kita mesti bersyukur karena Indonesia sebagai negara kesatuan memiliki 2 modal yang kuat yakni sumber daya alam dan masyarakat yang taat di jalan Allah SWT,” lanjutnya. Selanjutnya Darsono menyampaikan bahwa tahun 2019 Undip berharap mampu mewujudkan World Class University dengan capaian target 5 besar.

Acara dihadiri oleh Gurbernur Jawa Tengah, H.Ganjar Pranowo, Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, AKPOL dan dari Undip dihadiri oleh Wakil Rektor II mewakili Rektor Undip, Dr. Darsono, SE,Akt.,MBA, Wakil Rektor IV, Ketua Senat Akademik, MWA dan Sekretaris Universitas serta tamu undangan lainnya.

Selaku penceramah dalam acara sholat tarawih bersama BAI provinsi Jawa Tengah di kampus Undip Peleburan adalah Prof. Dr. H. Yusuf Suyono, MA. Beliau menyampaikan materi “Kewajiban Amal Ma’ruf Nahi Mungkar”. Dijelaskan bahwa manfaat dari kewajiban amal ma’ruf nahi mungkar adalah tegaknya keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Hendaklah kita mampu menjaga diri. Seseorang yang melakukan keburukan tidak hanya merugikan diri dia sendiri tetapi juga masyarakat lainnya. Semisal illegal logging, dimana masyarakat yang tinggal di sekitar yang mengalami kerugian karena banjir dan tanah longsor. Menurut survey dari Amerika Serikat tentang prostitusi dimana disebutkan bahwa 95,7% penyakit AIDS disebabkan oleh prostitusi. Yang menjadi korban bukan hanya pelaku prostitusi, tetapi juga pasangan di rumah yang tidak melakukan tetapi tertular oleh pasangannya. Seperti yang terjadi di daerah Kemungkus Sragen. Sebagai azab dari Allah, hingga saat ini belum ditemukan obat untuk AIDS.

Sebagai penutup dari kajian yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Yusuf Suyono,MA terdapat 4 tahap yang mesti dilakukan dalam upaya kewajiban amal ma’ruf nahi mungkar yakni melakukan penyadaran, memberikan pemahaman, menyampaikan nasehat dan pengarahan serta menggunakan tangan dan kekuasaan. Artinya peran Pemerintah dibutuhkan untuk mencegah hal-hal buruk termasuk permasalahan di daerah Kemungkus Sragen. Sehingga keburukan yang ditimbulkan akan dapat dicegah dan ditangani. (Utami/Humas)


Statistik

News