Tim Mahasiswa PKM Undip Temukan Desinfektan Herbal

4_Yonas dkk_Tim PKM P_UNDIP 3

Tim Mahasiswa PKM Undip Temukan Desinfektan Herbal

Tim Mahasiswa anggota PKM-P Universitas Diponegoro berhasil menemukan desinfektan dari bahan alam dan telah menguji coba pada peternakan ayam broiler. Produk dan hasil penelitian Tim Mahasiswa tersebut dapat menjawab tantangan keamanan pangan dan peningkatan produktivitas ternak yang mendukung program kemandirian pangan.“Tim kami sebelumnya, atas dukungan  publikasi dari Tim Humas UNDIP mampu masuk dan menjadi 10 besar dalam PIMNAS tahun 2015. Harapan kami dapat mengulang prestasi untuk kemajuan UNDIP” ujar mahasiswa PKM Undip.

Daging dan telur ayam merupakan sumber protein hewani yang sangat diminati masyarakat karena harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan sumber protein lainnya seperti daging sapi. Jumlah konsumsi daging dan telur ayam semakin meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan meningkatnya populasi penduduk Indonesia dan meningkatnya pengetahuan akan kecukupan gizi dan kesehatan. Oleh karena itu, peningkatan produksi, perbaikan manajemen pemeliharaan dan penjaminan keamanan produk asal ternak adalah penting.

Residu bahan kimia pada bahan pangan asal ternak (telur, daging dan susu) merupakan isu global dan menjadi ancaman keamanan pangan yang serius dan berdampak pada kesehatan. Meskipun berbahaya, bahan kimia seperti desinfektan sangat dibutuhkan dan digunakan dalam kegiatan biosecurity pada proses produksi di sektor peternakan, terutama peternakan unggas (ayam pedaging dan petelur).  Biosecurity merupakan kegiatan yang mutlak dilakukan oleh peternak untuk menghambat perkembangan dan membunuh mikroorganisme yang merugikan. Salah Kegiatan Biosecurity utama yang dilakukan pada peternakan ayam adalah penyemprotan desinfektan di dalam ruangan kandang sebelum bibit ayam (day old chicks/ DOC) dimasukkan kedalam kandang. Desinfektan yang digunakan oleh peternak biasanya berupa desinfektan sintesis yang mengandung bahan–bahan kimia sintesis, misalnya Formalin dan Khlorin. Dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan desinfektan sintetis adalah timbulnya residu bahan kimia yang dapat membahayakan ternak, maupun peternak. Selain itu, dikhawatirkan dapat menimbulkan residu pada produk (daging/telur) yang dihasilkan. Pengembangan desinfektan alami berbahan dasar herbal lokal yang efektif, aman, dan ramah lingkungan perlu dilakukan.

Empat mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu Yonas Adytia Nugraha, Khoirun Nissa, Nikmah Nurbaeti dan Fadlu Muhammad Amrulloh telah menemukan Desinfektan Herbal yang dapat digunakan oleh peternak. Tim yang bekerja dibawah bimbingan drh. Dian Wahyu Harjanti, PhD., Dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP, mampu menghasilkan produk Desinfektan Herbal bernama BANDIT (Babadotan Desinfektan) yang telah diuji coba dalam kegiatan pemeliharaan dan produksi ayam broiler.

2_foto produk desinfektan herbal BANDIT_Yonas UNDIPBahan aktif BANDIT adalah ekstrak tanaman Babadotan (Ageratum conyzoides) yang tumbuh liar di pekarangan, tepi jalan, perkebunan dan tanah lapang. Keberadaannya sering disebut sebagai gulma karena manfaat klinisnya belum banyak diketahui oleh masyarakat. Produk desinfektan herbal BANDIT telah digunakan oleh Yonas Adytia dkk sebagai desinfektan kandang dan untuk mencuci tempat pakan dan tempat minum ayam pada pemeliharaan ayam broiler.

Tim Yonas Adytia dkk membandingkan produk desinfektan herbal BANDIT dengan desinfektan sintetis komersial yang digunakan oleh peternak. Hasilnya, jumlah kematian ayam (mortalitas) dan jumlah ayam yang sakit (morbiditas) dengan penggunaan desinfektan herbal BANDIT lebih rendah dibandingkan dengan desinfektan sintetis. Pertambahan bobot badan dan angka konversi pakan (feed conversion rate/FCR) ayam broiler yang menggunakan desinfektan herbal BANDIT dari ektrak daun babadotan selama masa pemeliharaan sama dengan ayam yang menggunakan desinfektan sintetis. Selain sebagai desinfektan kandang, produk BANDIT juga digunakan untuk mencuci tempat pakan dan minum ayam. Hasilnya, desinfektan herbal BANDIT memiliki efektifitas yang lebih tinggi dalam menurunkan jumlah cemaran bakteri pada tempat pakan dan minum ayam dibandingkan dengan penggunaan desinfektan sintetis.

Berdasarkan hasil tersebut, Yonas dkk berhasil membuktikan bahwa desinfektan herbal BANDIT dapat digunakan sebagai alternatif baru dalam pemeliharaan ayam broiler untuk menjaga produktivitas ayam dan menjamin kemanan produk. Desinfektan herbal BANDIT juga dapat digunakan untuk mendukung perternakan organik dimana dalam proses pemeliharaan tidak diperbolehkan menggunakan bahan kimia sehingga dihasilkan produk ternak beriupa daging dan telur organik yang sehat dan aman dari residu bahan kimia.


Statistik

News