UNDIP AWARDS AND RECOGNITION

UNIVERSITAS DIPONEGORO - DIPONEGORO UNIVERSITY

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Ilmu Keperawatan UNDIP Juara Lomba Debat Bahasa Inggris Keperawatan dan LCT di UGM

E-mail Print PDF

psik undipSemarang, undip.ac.id - Setelah sebelumnya sukses menggondol juara  I tingkat nasional  lomba asuhan keperawatan pada bulan Mei dalam event Nursing Carnaval 2010 di STIKES Surya Global Yogyakarta atas nama tim (Dyah Kartika Putri, Sri Daryani dan Sri Hariyati).

Juara I nasional lomba penulisan scientific article tentang disaster management pada bulan Juni 2010 atas nama Endah Astuti yang mengangkat topik Dispaning (Disaster Preparedness Training), Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro kembali menunjukan tajinya dengan menjadi juara I lomba debat bahasa Inggris Keperawatan ILMIKI (Ikatan Lembaga Mahasiswa Ilmu Keperawatann Indonesia) Wilayah IV Jateng dan DIY di PSIK FK UGM kemarin, minggu 4 Juli 2010 dalam acara NersVaganza 2010.

NersVaganza merupakan event tahunan yang diadakan oleh ILMIKI yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para calon perawat melalui berbagai lomba yaitu English Debating dan Lomba Cerdas Tangkas (LCT). Tahun ini NersVaganza wilayah IV diadakan di kampus Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan diikuti oleh universitas dan STIKES di wilayah tersebut seperti UNDIP, UGM, UNSOED, UMY, STIKES Aisyiah Yogyakarta, STIKES Surya Global Yogyakarta, STIKES Karya Husada Semarang, dan sebagainya. Berbeda dengan beberapa institusi lain yang mengirimkan beberapa tim, dalam event ini PSIK FK UNDIP hanya mengirimkan 1 tim lomba debat dan 1 tim lomba LCT yang masing-masing tim beranggotakn 3 orang beserta dukungan langsung dari Ketua HIMIKA UNDIP, Dinny Atin Amanah dan beberapa rekannya.

Dalam final yang diadakan pada hari Minggu, tim debat keperawatan UNDIP berhasil memupuskan harapan tim tuan rumah UGM untuk menjadi juara. Motion untuk babak final adalah THBT Euthanasia is allowed. Berdasarkan undian, tim UNDIP yang dimotori oleh Intani Fiska M, Novita Pusparini dan Azam David Saefullah, tim UNDIP harus berperan sebagai Government team yang mendukung mosi dan lawanya dari UGM sebagai Opposition team yang menolak mosi. Berbekal latihan intensif selama satu pekan sebelumnya, tim keperawatan UNDIP tampil percaya diri dengan berbagai argument yang sangat bagus dan logis. Menurut dosen pembimbing sekaligus pendamping debat M. Asih Nurakhir, kerjasama tim yang kompak, struktur argument yang sangat sistematis dan logis, kekritisan memberikan rebuttals (sanggahan) terhadap lawan dan kemampuan bahasa Inggris bagus menjadi senjata tim UNDIP untuk memenangkan babak final dan meraih juara di event yang diselenggarakan di gedung auditorium Fakultas Kedokteran UGM.  Mereka berhasil meyakinkan para adjudicators (tim juri) untuk memenangkan kemenangan kepada tim UNDIP. Atas keberhasilan ini tim Keperawatan UNDIP berhak mewakili Jateng-DIY di final tingkat nasional untuk bersaing dengan tim-tim dari wilayah lain.

Selain berhasil menjadi juara I di lomba debat, tim keperawatan UNDIP juga menunjukan prestasi yang luar biasa dengan menjadi runner-up Lomba Cerdas Tangkas (LCT) di event yang sama. Dalam babak final yang meloloskan tim UNDIP, UGM B dan STIKES Aisyiah Yogyakarta, tim Keperawatan UNDIP yang dimotori RA. Pratiwi Mahardika, Maratus Sholihah dan Febriana Sartika Sari harus mengakui keunggulan tim UGM B yang berhasil menjadi juara. ‘Tim Sudah menunjukan perjuangan yang luar biasa sejak babak penyisihan. Namun keberanian yang kurang untuk berspekulasi memencet bel dan memberi jawaban sebelum pertanyaan selesai dibacakan pada  tiga babak awal menjadi kekurangan tim UNDIP’ ungkap dosen pendamping Sidik Awaludin yang mendampingi dan mendukung perjuangan anak-anak. Hal ini terbukti di dua babak terakhir : praktik skill dan presentasi kasus, tim Keperawatan UNDIP menunjukan kualitasnya dengan penampilan yang sangat cepat dan luar biasa sehingga dewan juri pun harus memberikan nilai tertinggi  pada tim UNDIP dan jauh mengungguli perolehan nilai tim lawan baik dari UGM B maupun STIKES Aisyiah. Atas prestasi ini, tim debat dan LCT keperawatan UNDIP berhak mendapatkan trophy, piagam penghargaan dan uang pembinaan dari panitia.