FPIK Adakan Sarasehan Nasional, Perkuat Sistem Keamanan Pangan dan Kualitas Produk Perikanan

UNDIP, Semarang (6/5) – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan Sarasehan Nasional pada Selasa, 28 April 2026 di Auditorium FPIK UNDIP, Kampus Tembalang, Semarang. Membawa tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Menjaga Keamanan dan Mutu Pangan serta Stabilitas Rantai Pasok”, acara ini menjadi tempat diskusi lintas sektor yang menghimpun para pakar dari berbagai institusi nasional.

Sarasehan yang dirancang dalam format Focus Group Discussion (FGD) ini menghadirkan dua keynote speakers, yaitu Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si., serta Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional, Dr. Ir. Tigor Pangaribuan. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah, dan lembaga terkait dalam menjamin mutu serta keamanan pangan nasional.

Para akademisi dan praktisi memberikan berbagai masukan kritis dan rekomendasi konstruktif terkait penguatan sistem keamanan pangan, peningkatan kualitas produk perikanan, serta pentingnya sinergi antar-lembaga dalam menjaga stabilitas rantai pasok nasional. Melalui kegiatan ini, FPIK UNDIP menegaskan komitmennya dalam berkontribusi terhadap penyelesaian isu-isu strategis nasional melalui pendekatan akademik dan kolaboratif serta mendukung kebijakan nasional berbasis riset dan keilmuan, khususnya di bidang perikanan dan kelautan.

Sesi diskusi menghadirkan sejumlah narasumber ahli. Dr. Ir. Woro Nur Endang, M.P., Sekretaris Badan Pengendalian Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) KKP yang memaparkan aspek standar mutu hasil kelautan. Prof. Dr. Ir. Eko Nurchaya D., M.Sc., akademisi FPIK UNDIP, membahas nilai gizi komoditas perikanan, sementara Yoga Pratama, S.TP., M.Sc., Ph.D., dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) UNDIP, membahas komoditas pertanian dan peternakan.

Dari sisi keamanan dan distribusi, Kombes Pol Dr. Noviana Tursanurohmad, S.I.K., M.Si., Karo SDM Polda Jateng, memaparkan strategi distribusi untuk menjamin kualitas pengiriman pangan. Letkol Inf. Guvta Alugoro Koedoes, Waaster Kasdam IV/Diponegoro, menyoroti peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan, sementara Direktur Utama PT Perikanan Indonesia, Titik Mustikasari, S.Pi., CWM, mengulas secara teknis rantai pasok komoditas perikanan.

Sarasehan nasional ini diharapkan menjadi wadah sinergi antara akademisi, pemerintah, dan industri dalam merumuskan solusi konkret guna mewujudkan sistem pangan yang aman, bermutu, dan berkelanjutan.Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor sebagai bentuk kolaborasi strategis dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya terkait penyediaan pangan bergizi yang aman dan berkelanjutan. Sarasehan dihadiri oleh pakar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Polda Jawa Tengah, Kodam IV/Diponegoro, PT Perikanan Indonesia, serta akademisi dari FPIK dan FPP UNDIP. (Komunikasi Publik/ FPIK).

Dilansir dari official website Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro

Share this :