Semarang.undip.ac.id.Apa jadinya apabila American Association of Petroleum Geologists (AAPG) organisasi international yang berpusat dari Amerika bergabung dengan European Association Geoscience Engineer (EAGE) yang berpusat di Eropa dalam satu event?? Dan acara tersebut dikemas dan diadakan di Indonesia? Betapa mewah dan luarbiasa acaranya. Inilah catatan perjalanan AAPG Undip dalam mengikuti ajang bergengsi tersebut.
AAPG – EAGE Geoscience Technology Workshop adalah acara pertama yang merupakan hasil dari kolaborasi antara AAPG dan EAGE. Cara ini merupakan acara yang membahas mengenai geoscience yang fokus di bidang perminyakan dari seluruh dunia. Para ahli profesional datang di acara ini guna share global informasi dan menyelesaikan masalah eksplorasi migas di dunia.
Acara ini bertema Fractured Carbonates Reservoir yang diadakan di Padma Resort – Legian Bali 14-17 Februari 2012, dihadiri oleh lebih dari 120 ekspatriat dan 70 ahli geologi dan perminyakan Indonesia di dalam acara konferensi ini.
AAPG Universitas Diponegoro Student Chapter mendapatkan kesempatan yang luar biasa untuk dapat mengikuti acara ini. Hal ini menunjukan kerja keras tim dari AAPG UNDIP SC yang professional dan baik dari berbagai Student Chapter lainnya di seluruh dunia.Selain dari Undip, SC lain yang berkesempatan mengikuti event ini adalah dari UGM, UPN, ITS dan Unhas.
Salah satu anggota AAPG Undip, Ario Arief Iswandhani mahasiswa dari jurusan Teknik Geologi ini menyampaikan bahwa “kami mengucapkan terimakasih kepada American Association of Petroleum Geologists Asia Pacific terutama kepada Bapak Geovani Christopher selaku advisor kami dan Andien Pereira selaku perwakilan dari AAPG Pusat. Kemudian kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Pertamina yang telah mensuport student chapter terpilih untuk mengikuti acara ini. Pertamina telah memberikan bantuan sebesar $1500 kepada setiap perwakilan untuk mengikuti acara ini”
Arief juga menceritakan bahwa rencananya AAPG Undip juga akan mengikuti Event International di Indonesia selanjutnya yaitu Oil and Gas Intelectual Parade (OGIP) 2012 yang merupakan event migas asia pacific yang tahun ini diadakan di Amabarukmo plasa hotel pada 24-29 Februari 2012.
”Tim Undip berhasil mengirimkan dua tim untuk berkompetisi. Tim pertama adalah Tim Smart Competition yang berasal dari Tim SPE UNDIP SC dan AAPG UNDIP SC. Dan tim kedua adalah oral paper presentation dari Teknik Geologi yang membawakan tema mengenai Geokimia Shale Gas Potential Pematang Grup Cekungan Sumatera Tengah oleh Ario Arief dan Diah Ayu Puspaningsih. Kedepannya hal ini harus tetap dilanjutkan sehingga visi undip untuk menjadi Universitas Riset dan Go International segera terwujud” jelasnya.
“Sebagai bagian dari Bangsa Indonesia kami bangga negara ini menjadi tuan rumah pada tahun ini, karena Indonesia salah satu negara yang memiliki kekayaan sumber daya migas yang melimpah dengan kondisi geologi yang unik dan beraneka ragam yang dimana tidak semua negara dibelahan dunia memiliki kondisi yang menarik seperti ini. Indonesia memiliki lebih dari 30 cekungan migas dengan berbagai macam kasus batuan, tektonik dan petroleum system yang berbeda” kata ario mengakhiri ceritanya.
Pembantu Rektor Bidang III, Drs. Warsito, SU menyampaikan bahwa “Sudah sepantasnyalah Undip berbangga dengan prestasi mahasiswa yang mampu tampil diajang bergengsi tingkat International yang memberikan kesempatan para mahasiswa Undip untuk menunjukkan kebolehannya dalam mengutarakan pendapat, hasil penelitian dan gagasan cemerlang mereka”.Ario-Ir
| < Prev | Next > |
|---|



