Semarang, undip.ac.id - Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, MHum siap memimpin fakultas Hukum undip untuk masa bakti 2010-2014 setelah dalam pemilihan dekan dalam rapat senat terbuka mendapakan suara terbanyak dari ketiga kandidat calon lainnya. Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, MHum mengusung visi misi untuk memimpin FH undip dengan bersih,kritis,cerdas dan Lanjutkan.
Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, MHum menjabat sebagai dekan setelah tepilih dengan 31 suara, Budiarto,SH.MH mendapat 6 suara, Dr. Joko Setiyono, SH.MHum 2 suara dan Dr. LAZARUS TRI SETYAWANTA R., SH.MHUM dengan 1 suara. Total perolehan suara tersebut diperoleh dari jumlah anggota senat FH sebanyak 41 orang dikurang 1 anggota yang tidak dapat hadir dalam acara tersebut.
Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH, MHum mengungkapkan bahwa kedepan akan memimpin dengan prinsip kebijakan bersih, kritis,cerdas dan lanjutkan, kemudian secara terperinci diwujudkan ke dalam beberapa patokan yang harus digunakan sebagai pilar utama yakni: ketaatan hukum,transparansi,perencanaan bersama, akuntabilitas yang jelas, profesional dan revenue making
" pada masa yang penuh dengan ketidak pastian hukum saat ini, maka ketaatan hukum, harus diartikan adanya suatu sikap bersama segenap civitas akademika khususnya pengelola di tingkat fakultas hukum, untuk selalu bersih dari pelanggaran hukum dengan mematuhi ketentuan yang berlaku" ujar Yos
"Pada tingkat nasional Fakultas Hukum akan berusaha selalu kritis dan mengedepankan pendapat-pendapat yang lebih menekankan semangat ketaatan kepada hukum, dan untuk itu FH undip sebisa mungkin tidak memenuhi permohonan bantuan saksi ahli, opini hukum yang diduga akan digunakan untuk meringankan pelaku korupsi, Hal ini merupakan komitmen FH untuk turut aktif dalam pemberantasan korupsi" Imbuhnya
"Pada masa yang akan datang sangat perlu ditingkatkan pola-pola kerjasama yang sifatnya untuk menciptakan keuntungan (revenue making), hal ini bertujuan untuk menambah serapan dana pihak ketiga untuk membiayai penyelenggaraan perkuliahan di FH, sehingga dengan beban biaya yang dipikul mahasiswa tidak semakin berat dan kalau bisa justru berkurang. Adanya kerjasama ini diharapkan dapat melanjutkan tradisi sebagai "fakultas hukum rakyat jelata" karena biaya murah tetapi mutu lulusannya excellent dan berkelas dunia." Imbuhnya
| < Prev | Next > |
|---|

