Pleburan,undip.ac.id- Perguruan Tinggi bukanlah Pasar karena PT adalah lembaga pendidikan yang menghasilkan calon pemimpin bangsa ungkap Rektor Universitas Diponegoro Prof. Sudharto P Hadi,MES,P.hd. Kamis (21/6) di Rektorat Undip Pleburan. “ Saya sama sekali tidak setuju ada yang mengatakan bahwa mengapa biaya di fakultas kedokteran tinggi karena logika pasar. demand naik lalu harga naik saya tidak setuju karena PT bukan pasar dan bukan unit bisnis, kita adalah unit pendidikan” ujarnya.
“Tahun ini SNMPTN jalur undangan maupun jalur tulis sudah selesai dan Panlok 42 semarang mengalami peningkatan 30 % dari 21ribu menjadi 27.682 pendaftar terbanyak masih pada fakultas kedokteran.” Katanya
“kami adalah lembaga pendidikan yang tugasnya adalah melahirkan sarjana-sarjana yang unggul dan penelitian iptek yang berdaya guna, satu bukti bahwa undip bukan lembaga komersial adalah jurusan ilmu komunikasi walaupun minatnya itu tinggi namun biayanya terjangkau sama dengan program studi lain di FISIP. Jadi mesti peminatnya tinggi kita tidak serta merta menaikkan biaya”imbuhnya.
“Dasar kami adalah biaya operasional untuk membiayai menjadi sarjana komunikasi, kedokteran dan sebagainya. Kalau toh biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran itu karena semata-mata biaya operasionalnya yang tinggi seperti kebutuhan praktikum dan laboratorium. Masa studi di fakultas kedokteran juga lebih lama daripada yang lain. Sebenarnya sudah dihitung bahwa biaya kuliah minimal mahasiswa kedokteran adalah 25juta/mahasiswa per tahun” ujarnya
Sudharto menambahkan bahwa di Undip untuk SNMPTN justru malah tahun 2012 lebih murah daripada tahun lalu, biaya-biaya seperti SPP, PRKP dan SPI. Biaya sumbangan untuk tahun ini kita turunkan dari 25 juta menjadi 20 juta.
“Ada jalur lain yakni Ujian Mandiri (UM) yang memang biayanya sedikit lebih mahal dengan maksud biaya yang diterima dapat untuk subsidi silang dari mahasiswa yang diterima lewat SNMPTN”.
(Rintu Kaloka/HUMAS)
| < Prev | Next > |
|---|
