Tim Shorinji Kempo Dojo UNDIP : Satu Bulan Latihan, Sabet 2dua Emas

Yogyakarta, undip.ac.id – Sepuluh kenshi mahasiswa dojo Universitas Diponegoro (UNDIP) mengikuti Kejuaraan Beladiri Kempo antar-Mahasiswa (Kejurmas) se-D.I. Yogyakarta & Jawa Tengah Tahun 2012. Kejuaraan yang dituan rumahi oleh para mahasiswa AMIKOM dan UII bekerjasama dengan PERKEMI Pengkab Sleman dan PERKEMI Pengprov D.I. Yogyakarta, diselenggarakan di GOR Kampus UII, Jln. Kaliurang Km. 14,5 Sleman, pada Sabtu-Minggu, 12-13 Mei 2012.

 

Selain dari dojo UNDIP, kejuaraan tersebut diikuti oleh 362 kenshi mahasiswa yang berasal dari berbagai dojo perguruan tinggi di wilayah D.I. Yogyakarta, seperti Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Islam Indonesia (UII), Akademi Informasi dan Komunikasi (AMIKOM), UPN, UTP, Universitas Sanata Dharma (USD), STAIN, AKPRIND dan wilayah Jawa  Tengah, seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Soedirman (UNSOED), dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Senpai Christina, Ketua PERKEMI Pengprov D.I. Yogyakarta, pada upacara pembukaan kejurmas menyatakan bahwa kejurmas ini diadakan untuk menggali prestasi para mahasiswa dalam cabang bela diri Shorinji Kempo. Kejuaraan ini juga bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlet Kempo dari kalangan mahasiswa, yang nantinya dapat diorbitkan menjadi atlet-atlet nasional menggantikan para seniornya. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tlai persaudaraan antar-Kenshi mahasiswa khususnya di wilayah D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Pada kejurmas kali ini, dojo UNDIP mengikuti sembilan nomor dan kelas yang dipertandingkan. Sebagai hasilnya, dihari pertama satu buah emas disumbangkan oleh Navia Nikmaturrahmah (18) dari Fakultas Hukum, pada kelas randori putri 48 kg.

Dihari kedua, Navia menambah medali emasnya pada nomor kumi embu berpasangan campuran dengan Dian Praditha (21) dari Fakultas Hukum. Hasil ini, kemudian diikuti dengan perolehan medali perak pada nomor kumi embu berpasangan putra oleh Dian dan Robertus Wurianda (18) dari Fakultas Hukum. Kemudian, dari tim kumi embu beregu putra, yang terdiri dari Dian, Robert, Adiyat (23), dan Hakam (18) dari Fakultas Teknik, turut menyumbangkan medali perunggu.

Sensei Wandi, selaku pelatih para kenshi dojo UNDIP, mengaku sangat bangga pada hasil yang dicapai oleh para anak asuhnya tersebut. Ia menyatakan bahwa hasil tersebut terbilang memuaskan, mengingat waktu latihan para atlet untuk persiapan mengikuti kejurmas tersebut sangatlah minim, yaitu sekitar satu bulan.

Pendapat yang sama juga dilontarkan oleh Bu Niken sebagai pembina UKM Shorinji Kempo UNDIP. Beliau mengaku bangga pada anak-anaknya tersebut. Beliau yakin bahwa anak-anak binaannya akan melakukan yang terbaik dan sebagai hasilnya telah terbukti pada kejurmas kali ini.

Robert, ketua UKM Shorinji Kempo UNDIP, menjelaskan “pada pertengahan Februari, kami sudah mendengar kabar mengenai akan diadakannya kejurmas pada bulan Mei dan kami sudah mulai latihan persiapan kejurmas sejak saat itu. Namun, latihan kami sempat terhenti selama bulan Maret karena surat pemberitahuannya tak kunjung datang dan saat itu kami berpikir kalau kejurmas itu tidak jadi diadakan. Ternyata surat undangan dari panitia pelaksana kejurmas baru sampai ke sekretariat Dojo UNDIP pertengahan bulan April.”

Robert menambahkan bahwa ia dan teman-teman pengurus UKM Kempo UNDIP sedang mengajukan perizinan pada Universitas untuk menggunakan GSG UNDIP Tembalang. Mereka berencana menambah jadwal latihan di UNDIP Tembalang yang semula latihan diadakan setiap hari Senin, akan ditambah menjadi setiap hari Senin dan Kamis pukul 16.00-18.00 WIB. Akan tetapi, jadwal latihan di Auditorium UNDIP Pleburan setiap hari Selasa dan Jumat pukul 16.00-18.00 WIB tetap berlangsung. “Kami akan latihan lebih serius untuk mempersiapkan tim kami pada kejuaraan-kejuaraan selanjutnya” ujar Robert. “Tetapi kami tetap harus mengatur waktu agar kuliah kami tidak terbengkalai, seperti yang selalu dihimbau oleh Sensei Wandi, Bu Niken, dan para Senpai bahwa kuliah tetap harus diutamakan, selain mencari prestasi di bidang Kempo” jelas ketua UKM Kempo UNDIP itu.