UNDIP Gelar Forum MWA 11 PTNBH

UNDIP Gelar Forum MWA 11 PTNBH

Category : Beranda , Berita

Semarang – Majelis Wali Amanat (MWA) se-Indonesia telah melaksanakan Forum MWA se-Indonesia. Forum ini dilaksanakan di Hotel Grandhika Semarang, Rabu-Kamis (27-28/11/2019) dengan Undip sebagai tuan rumah.  Forum MWA se-Indonesia ini dihadiri oleh 11 PTN-BH yang terdiri dari Undip, UGM, UI, ITB, IPB, ITS, Unair, USU, Unpad, UPI, dan juga UNHAS. Hadir dalam acara tersebut Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama, Wakil MWA Undip Prof. Bambang Pramudono, Sekretaris MWA Undip Prof. Esmi Warasih, Sekjen Kemenristek- BRIN Prof. Ainun Na’im, dan Narasumber yaitu Staf Khusus Wapres RI Prof. Mohamad Nasir dan Prof. Dr. Ir. Komang Anggayana dari ITB.

Adanya forum ini dilatarbelakangi oleh permasalahan-permasalahan MWA yang ada pada masing-masing PTN-BH. MWA se-Indonesia merasa membutuhkan kesatuan pandangan dalam melihat permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan pelaksanaan PTN-BH dan pemangku kebijakan yang dalam hal ini adalah Pemerintah Indonesia.

Forum ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi MWA di 11 PTN-BH agar tercipta suatu kesamaan persepsi dalam melihat permasalahan. Selain itu, adanya forum ini juga diharapkan mampu menjalin sinergitas dalam mewujudkan peran MWA yang optimal dalam mengelola dan mewujudkan kemandirian PTN-BH.

Laporan Sekretaris MWA Undip Prof. Esmi Warasih mengucapkan termikasih atas kehadiran dan kepercayaan kepada Undip untuk menggelar forum mwa 11 ptnbh tersebut.

Mwa merupakan satu organ yang ada di ptnbh yang dirasa penting untuk berkumpul menyamakan persepsi untuk kemajuan dunia pendidikan tinggi.

Sambutan Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mengucapkan terimakasih atas kehadiran para wakil dari ptnbh di Indonesia..

Beberapa instansi pemerintah masih belum mengenali entitas Undip sebagai ptnbh ,oleh karena itu, forum MWA ini akan dapat memecahkan berbagai masalah yg ada di ptnbh.

Rektor berharap regulasi- regulasi yang ada jangan dibuat sebagai hambatan tetapi anggaplah regulasi itu menjadi kewaspadaan di setiap eksekusi keputusan kerja.

 


Statistik

 
NEWS