Pupuk Kompos dari Limbah sebagai Pengganti Pupuk Urea

Pupuk Kompos dari Limbah sebagai Pengganti Pupuk Urea

Lodan Wetan, Sarang, Rembang. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim 1 2020 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan Edukasi pada masyarakat Lodan Wetan tentang pupuk kompos dari limbah sebagai pengganti pupuk urea dengan sistem door to door yang dilaksanakan pada: Selasa, 27 Januari 2020; Rabu, 28 Januari 2020 dan Jumat, 31 Januari 2020.  Kegiatan ini dilatar belakangi karena masyarakat Desa Lodan Wetan mayoritas bekerja sebagai petani dan menggunakan pupuk urea untuk pertanian yang memiliki dampak membuat tanah menjadi keras, memiliki sifat asam yang dapat merusak kegemburan tanah.

Pelaksanaan kegiatan Edukasi tentang pupuk kompos dilaksanakan oleh Adelia Dian Oktaviani, Mahasiswa dari Teknik Kimia dengan tahapan berupa:

  1. Pencarian alat (trashbag, susruk, timbangan) dan bahan (larutan EM4, daun kering serbuk gergaji, kotoran kambing)
  2. Tahap percobaan yang dilakukan selama 2 minggu. Dalam kegiatan ini dilakukan pembuatan pupuk dengan melakukan persiapan bakteri (melarutkan larutan EM4 dengan gula dan air) dan persiapan substrat (mencampurkan serbuk gergaji, kotoran kambing dan daun kering yang telah di potong untuk mengecilkan ukuran). Selanjutnya, dilakukan pencampuran substrat dengan larutan EM4, selama 2 minggu dengan pengadukan 3 hari sekali.
  3. Pupuk kompos siap digunakan bila bau dan terlihat seperti tanah
  4. Pelaksanaan Edukasi pada masyarakat tentang pembuatan pupuk dan manfaat pupuk

Dengan adanya kegiatan ini, harapannya masyarakat dapat menerapkan pembuatan pupuk kompos dengan baik dan benar serta mengurangi penggunaan pupuk kimia.


Statistik