Awal Tahun, UNDIP Kukuhkan 4 Guru Besar

Awal Tahun, UNDIP Kukuhkan 4 Guru Besar

Category : Beranda , Berita , Events

Semarang- Universitas Diponegoro kembali menggelar upacara pengukuhan Guru Besar bertempat di gedung Prof. Soedarto, SH kampus Undip Tembalang pada hari Rabu(4/2). Akan ada 4 guru besar yang dikukuhkan, yakni Prof. Dr. dra. Ari Pradhanawati, MS dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prof. Dr. Hadi Sasana, SE.,M.Si. dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, kemudian Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri, S.Pi.,M.Si dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, serta Prof. Dr.Ir. Siswanto Imam Santoso, M.P dari Fakultas Peternakan dan Pertanian.

Ketua Senat Akademik Undip Prof. Sunarso, M.S mengatakan bahwa saat ini Undip memiliki 142 Guru Besar Aktif. Prof. Dr. Dra. Ari Pradhanawati, MS merupakan Guru Besar ke-6 dari FISIP. Sedangkan Prof. Dr. Hadi Sasana, SE.,M.Si. adalah Guru Besar ke-15 dari FEB. Adapun Prof. Dr. Aristi Dian Purnama Fitri, S.Pi.,M.Si adalah Guru Besar ke-22 dari FPIK. Sementara Prof. Dr.Ir. Siswanto Imam Santoso, M.P merupakan Guru Besar ke- 25 dari FPP.

Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada 4 guru besar yang dikukuhkan hari ini dan berterimakasih kepada seluruh hadirin yang telah hadir dalam upacara pengukuhan tersebut.

“InsyaAllah ke 4 guru besar tersebut adalah orang-orang yang ditinggikan derajatnya, wajib adaptif terhadap perkembangan dan inovasi mengikuti perkembangan zaman di era digital ini, Undip tetap konsisten dalam mengemban tugas mulia, tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan tetapi mengajarkan akhlak kebaikan dengan dukungan dari tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dan inovatif”, jelas Rektor.

Rektor berharap kepada 4 guru besar baru tersebut untuk tetap berkarya menghasilkan karya ilmiah yang terbarukan dan untuk kemaslahatan masyarakat.

Diawali dari Prof. Ari Pradhanawati dari FISIP yang akan menyampaikan judul pidato Gerakan Sosial Buruh Industri dalam Pusaran Pemilu Era Reformasi. Akan disampaikan peran buruh industri dimana sisi lain terpinggirkan, namun sisi lainnya justru mempunyai peran dan kontribusi yang besar sebagai penopang pembangunan dan penggerak ekonomi.

Dilanjutkan dengan pemaparan Prof. Hadi Sasana dari FEB dengan judul pidato Desentralisasi Fiskal sebagai Pendorong Akselerasi Daya Saing Daerah dan Peningkatan Kesejahteraan. Dimana Pemerintah daerah sebagai pelaksana otonomi daerah dengan kewenangan besar diharapkan lebih dapat mengoptimalkan kinerja ekonomi dan sosial serta pelayanan publik di daerah sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Prof. Aristi Dian Purnama dari FPIK akan menyampaikan judul pidato Pengembangan Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan Berbasis ETO-EKOFISIOLOGI. Secara garis besar akan disampaikan tentang ETO-EKOFISIOLOGI yakni ilmu perilaku (tingkah laku) ikan saat merespon suatu obyek atau habitat tertentu yang berasal dari lingkungan ekosistem berdasarkan organ tubuh yang dimiliki. Dari struktur organ tubuh tersebut dirancang design alat penangkap ikan yang ramah lingkungan.

Adapun Prof. Siswanto Imam Santoso dari FPP akan menyampaikan pidato dengan judul Pendekatan Agribisnis untuk Pelestarian Lingkungan. Pendekatan agribisnis yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan gulma yang berpotensi penyebab masalah lingkungan untuk diolah dan dimanfaatkan menjadi produk pakan hewan ternak dan ikan yang memiliki nilai tambah lebih.


Statistik