Teliti Peternakan Rakyat Sri Mawati Raih Doktor

Teliti Peternakan Rakyat Sri Mawati Raih Doktor

Category : Beranda , Berita

srimarwati-raih-doktorSri Mawati, M.Si. berhasil meraih gelar doctor setelah berhasil mempertahankan Disertasinya dalam Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, Program PascaSarjana Universitas Diponegoro,(Kamis kemarin,6/4).

Penelitian yang dilaksanakan di wilayah Jawa Tengah dengan mengkaji peternakan rakyat di daerah dataran tinggi (upland) dan dataran rendah (lowland) ini, disusun menjadi Disertasi yang berjudul: Imbangan Pakan Ruminansia untuk Produktivitas dan Pengendalian Limbah Nitrogen ke Lingkungan dengan Promotor Prof. Dr. Ir. Agung Purnomoadi, M.Sc. dan Ko-Promotor Prof. Dr.drh. Soedarsono, M.S. dan Prof. Dr. Ir. Sunarso, M.S.

Dalam disertasinya Sri Mawati menjelaskan bahwa penelitian ini didasarkan atas peningkatan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya pemenuhan gizi sehingga meningkatkan kebutuhan daging nasional, yang pemenuhannya sekitar 20% dari hasil impor,” ujarnya.

“Terus berlangsungnya kegiatan impor, akan berdampak akan adanya ancaman ketahanan pangan nasional.  Oleh karena itu salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan daging nasional adalah dengan cara meningkatkan produktivitas ternak. Meningkatnya produktivitas ternak akan meningkatkan produksi daging, namun disisi lain akan meningkatkan limbah buangan dari indutri peternakan yaitu feses dan urin yang mengandung ammonia dan berpotensi mencemari lingkungan.

“Untuk itu perlu diketahuinya ada tidaknya potensi cemaran lingkungan dari peternakan, sehingga langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan agar diperoleh produksi daging yang tinggi namun rendah cemaran.

Sri menuturkan berdasarkan kajian peternakan di daerah dataran tinggi dan dataran rendah, ternyata nitrogen yang terkandung di tanah dan air, pada kedua daerah tersebut terdapat cemaran dalam taraf sedang. Cemaran tersebut apabila dibiarkan dan terus berlangsung dikhawatirkan akan berakibat terhadap terganggunya kesehatan manusia.

Promovenda yang telah lama berkecimpung dengan penelitan di bidang lingkungan hidup, mengkaji potensi cemaran nitrogen yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga melakukan penelitian guna mengetahui imbangan pakan yang tepat agar produktivitas ternak dapat tercapai namun rendah cemaran.  Rekomendasi dari penelitian ini adalah imbangan kandungan protein kasar dan energi pada pakan ternak untuk mendukung produktivitas yang optimal dan efisien serta cemaran nitrogen ke lingkungan yang rendah adalah pada kisaran 0,20 sampai 0,26.

Prof. Dr. Ir. Joelal Achmadi, M.Sc, selaku Ketua Program Studi Doktor Ilmu Peternakan, menjelaskan bahwa Dr.drh. Sri Mawati, M.Si. adalah Doktor ke 39 dari Program Studi Doktor Ilmu Ternak Universitas Diponegoro. Pesan dan Kesan kepada Doktor baru, disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Agung Purnomoadi, M.Sc, selaku promotor, menyampaikan  selamat atas gelar baru karena dengan ujian promosi doktor ini adalah rangkaian yang amat melegakan dan dengan berbekal kesabaran, kekuatan dan tekad, akhirnya gelar doktor bisa diraih.

Dekan FPP Undip, Prof.Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah, khususnya dengan Program Upsus SIWaB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting), dalam upaya percepatan peningkatan populasi sapi di Indonesia.  Dengan mengaplikasikan hasil penelitian dari Dr. drh. Sri Mawati, M.Si., dalam formulasi ransum memperhatikan imbangan protein kasar dan energi diharapkan program peningkatan populasi sapi dapat tercapai dan mengeliminasi tingkat cemaran nitrogen ke lingkungan. (Ipung/Humas)


Statistik

NEWS
HASIL KLASTERISASI PERGURUAN TINGGI INDONESIA TAHUN 2017, UNDIP RANGKING 6