Gunakan Dual Sistem, Lulusan Sekolah Vokasi Undip Siap Kerja

Gunakan Dual Sistem, Lulusan Sekolah Vokasi Undip Siap Kerja

Category : Beranda , Berita , Info Kampus

Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro mulai tahun ajaran 2017/2018 akan menggunakan kurikulum dual sistem sehingga lulusannya nanti benar-benar siap kerja. Hal ini diungkapkan oleh Dekan Sekolah Vokasi Undip Prof. Budiyono, Jumat (18/08) pagi di kampus Undip Tembalang.

Dekan Sekolah Vokasi Prof. Budiyono mengatakan bahwa Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro akan menggunakan dual sistem sebagai jawaban atas tantangan dunia industri yang mengharapkan lulusan siap kerja. Dual sistem adalah sistem 3-2-1 yaitu  3 semester di kampus 2 semester di industri dan 1 semester magang di industri, jadi mirip dengan 50 persen di  kampus dan  50 persen di industri

“Dengan sistem ini mahasiswa akan matang betul di industri, jadi  idealnya jika D3 maka 1,5 tahun di kampus dan 1,5 tahun di training di industri. Jadi ketika  lulus nanti matang betul dan siap kerja karena industry tidak perlu lagi mentraining”.

“Di dunia industri lulusan D3 sampai maksimal tingkat supervisor kalau D4 bisa sampai manager,  D4 dengan S1 tidak akan bersaing karena D4 masuk dibagian produksi, maintenance, operasi sedangkan lulusan S1 akan menempati posisi di bagian engineering, rekayasa penelitian dan pengembangan (R&D), semua sudah memiliki wilayah masing-masing. Sehingga apabila industri membutuhkan bagian produksi tentu akan memilih lulusan D4, industri yang membutuhkan bagian riset dan pengembangan akan memilih lulusan S1” ujar Prof. Budiyono.

“Sekolah Vokasi Undip sendiri memiliki 4 departemen yakni departemen Teknologi Industri, Departemen Sipil dan Perencanaan, Departemen Bisnis dan Keuangan; dan Departemen Informasi dan Budaya. Empat departemen tersebut menaungi 21 Prodi D3 dan 3 Prodi D4”.

“Kami memiliki semboyan; kami terima, kami didik, lulus dan langsung kerja. untuk itu mahasiswa harus kita bekali betul  supaya begitu lulus langsung siap kerja, modalnya dengan sistem pendidikan yang bagus ditambah sertifikat kompetensi baik itu level nasional maupun internasional. Kedepan akan kita siapkan S2 terapan sehingga mahasiswa dari D4 dapat langsung melanjutkan ke S2 terapan. Dosen dari vokasi kedepan akan berasal dari lulusan vokasi karena mindsetnya beda kalau vokasi lebih kepada keterampilan kalau akademik berfokus pada pengembangan ilmu” Imbuhnya. (RINTU KALOKA/HUMAS)


Statistik