Sekolah Vokasi Undip Kenalkan Budaya Indonesia pada Mahasiswa Luar

Sekolah Vokasi Undip Kenalkan Budaya Indonesia pada Mahasiswa Luar

Category : Beranda , Berita , Info Kampus

SEMARANG (13/9) Dalam rangka merayakan Dies Natalis yang pertama, Sekolah Vokasi Undip mengadakan Program Internasional bernama Vocational International Program Diponegoro University Summer School (VIP). Kegiatan ini mengangkat tema kekayaan budaya lokal dan potensi alam Indonesia khususnya Jawa Tengah. Kegiatan ini diprakarsai guna mendukung perwujudan visi dan misi Undip sebagai world class university. Acara ini dibuka oleh Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum bersama dengan dekan sekolah Vokasi Undip Prof. Dr. Ir. Budiono, M.Si di Hotel Aston Semarang.

Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari di kota Semarang  dan Dataran tinggi Dieng (13-17 September). Selama tiga hari, mereka akan mengunjungi beberapa tempat di kota Semarang diantaranya Kampung Batik, Desa Tapak (budidaya mangrove), Kampung Pelangi, Sam Poo kong, dan Masjid Agung Jawa Tengah. Dilanjutkan pada dua hari berikutnya akan mengunjungi beberapa tempat di kabupaten Banjarnegara yakni dataran tinggu Dieng, Bukit Sikunir, Kawah Sikadang dan Candi Arjuna.

Dalam sambutannya Rektor Undip merasa senang bisa menerima mahasiswa luar negeri mengeksplor Jawa Tengah

“This is such a great pleasure, we hope this is the opportunity for all participant all around the world to familiar about our education.” Tutur Rektor.

Kegiatan ini diikuti setidaknya sepuluh mahasiswa lokal dari sekolah vokasi Undip dan dua puluh mahasiswa internasional dari berbagai jurusan dan tingkatan yang telah melakukan pendaftaran. Peserta dari kegiatan ini adalah mahasiswa yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Vietnam, Uganda, Tanzania, Rwanda, Nigeria, Ethiopia, Eritrea, Timor Timur dan Chad. Kedua kegiatan ini diharapkan bisa menjadi langkah pertama sekolah vokasi Undip dalam menjalin kerjasama dengan pihak-pihak internasional dalam rangka mempersiapkan lulusan yang berkompeten di era pasar bebas ini. (March/Kontributor-Ed. Oktora)


Statistik