Kurangi Gaptek, Tim Pengabdian FSM UNDIP Perkenalkan IbM Aplikasi Pembuatan Ujian Sekolah Berbasis Komputer bagi Guru dan Siswa

Kurangi Gaptek, Tim Pengabdian FSM UNDIP Perkenalkan IbM Aplikasi Pembuatan Ujian Sekolah Berbasis Komputer bagi Guru dan Siswa

Tim Pengabdian Iptek bagi Masyarakat (IbM) Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dengan mengusung judul Ipteks bagi Masyarakat (IbM) Aplikasi Pembuatan Ujian Sekolah Berbasis Komputer bagi Guru dan Siswa. Program yang diketuai oleh Dr. Aris Puji Widodo, MT., dan Dr. Rahmat Gernowo, M.Si sebagai anggota ini di danai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun anggaran 2017. Kegiatan ini melibatkan dua mitra sekolah, yaitu SMPN 1 Adiwerna dan SMPN 1 Slawi Kabupaten Tegal.

Kegiatan pengabdian tersebut merupakan langkah strategis untuk memberikan solusi  atas permasalahan yang dihadapi kebanyakan sekolah terkait Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Kendala-kendala yang sering dihadapi oleh sekolah diantaranya adalah : Lemahnya sistem pengarsipan bank soal yang dilakukan oleh seorang guru; Kurang efisien dan relatif lama dalam pemberian umpan balik hasil ujian yang disampaikan kepada siswa; Lemahnya konsentrasi (kesiapan mental) siswa saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer karena siswa jarang sekali atau bahkan tidak pernah sama sekali diberikan latihan UNBK sehingga siswa mengalami gagap teknologi dan berakibat hasil ujian yang dicapai nilainya kurang maksimal.

Kontribusi dan manfaat yang diharapkan dengan kegiatan pengabdian ini adalah : bagi guru memiliki arsip bank soal-soal ujian yang dapat dikelola secara terstruktur; bagi siswa sebagai latihan kesiapan mental dan mengatasi gagap teknologi pada saat siswamenghadapi UN berbasis komputer; dan bagi Sekolah dapat meningkatkan pelayanan proses belajar mengajar sekolah dengan menyelenggarakan ujian rutin kepada siswa diluar jam kegiatan pembelajaran kelas secara lebih terbuka.


Statistik