Dosen Undip Atasi Pembusukan Sayuran Dengan Teknologi Plasma

Dosen Undip Atasi Pembusukan Sayuran Dengan Teknologi Plasma

“Mesin D’OZONE menggunakan teknologi plasma ramah lingkungan yang berfungsi untuk memperpanjang masa simpan sayur dan buah menjadi lebih tahan lama, meminimalisir pertumbuhan bakteri, virus dan jamur penyebab pembusukan pada sayur maupun buah serta mengurangi pestisida yang menempel pada sayur dan buah” ungkap Dr. Muhammad Nur, DEA dosen Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro selaku penemu produk mesin D’OZONE saat menjelaskan petunjuk penggunaan alat mesin D’OZONE dan Cold Storage di Sekretariat Kelompok Tani Mutiara Organik Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat (29/9).

“Cold Storage merupakan tempat penyimpanan sayur dan buah yang telah dicuci dengan ozon, storage ini telah dikombinasikan dengan mesin D’OZONE dan ozon yang diproduksi disalurkan melalui pipa-pipa yang terpasang dalam storage yang berfungsi untuk mensterilkan ruang storage dari kontaminasi mikroorganisme” lanjut Muhammad Nur.

Dalam ilmu fisika dan kimia, plasma merupakan substansi yang mirip dengan gas dengan bagian tertentu dari partikel terionisasi. Plasma umumnya dipandang sebagai medium netral yang terdiri dari partikel-partikel bermuatan positif dan negatif, saat ini teknologi plasma sudah banyak diaplikasikan untuk konversi energi, pemrosesan material, air, kesehatan dan pangan. Dalam bidang pertanian, teknologi ini sangat bermanfaat untuk mengawetkan sayuran dan dapat digunakan untuk mempercepat tumbuhnya bibit sayuran.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh 14 (empat belas) negara anggota AFACI (Asian Food and Agriculture Cooperation Initiative) diantaranya Mongolia, Bangladesh, Kamboja dan Laos. AFACI merupakan organisasi negara Asia di bidang pangan dan pertanian yang bertujuan mempromosikan pertanian berkelanjutan di kawasan Asia, serta berkontribusi dalam peningkatan secara konsisten melalui kerjasama teknologi di bidang pertanian dan pangan. (Linda/Humas)


Statistik