Undip Gelar FGD Cegah Dan Berantas Korupsi

Undip Gelar FGD Cegah Dan Berantas Korupsi

Category : Beranda , Berita

Undip bekerja sama dengan Indonesian Legal Roundtable bakal menggelar diskusi terfokus (FGD) terkait usaha pencegahan dan peberantasan korupsi terutama terkait dengan rencana Program Pengembangan Instruksi Presiden Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi atau Inpres PPK Tahun 2018, Senin (2/10).

Wakil Rektor III Undip Budi Setiyono mengatakan, FGD ini melibatkan kalangan perguruan tinggi, masyarakat sipil dan media massa sehubungan penyusunan rencana aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi 2018.

Menurut Budi ada 3 kelemahan dasar dalam  aksi usaha pencegahan dan peberantasan korupsi di Indonesia  yaitu political sistem, ketiadaan sistem sosial yang baik dan system akuntabilitas yang masih konservatif,”  ungkapnya.

Budi berharap dari FGD ini Undip dapat berperan serta dalam memberikan kontribusinya  dalam hal pemikiran sebagai rangka  acuan menyusun Inpres rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi 2018, maka dari itu perlu dilakukan diskusi terfokus dengan akademisi, masyarakat pegiat anti-korupsi dan jurnalis untuk mendapatkan berbagai masukan mengenai problematika pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Ketua Pattiro Semarang Widi Nugroho  berharap kegiatan FGD ini dapat memantik Ide dan gagasan para peserta sehingga dapat direkomendasikan kepada pemerintah untuk menyusun Stratnas PPK jangka menengah sebagai acuan regulasi aksi PPK tahunan agar penyusunan aksi PPK di tingkat local disusun tidak hanya bersifat generic, tetapi juga berdasarkan kebutuhan dan karakteristik di masing-masing dareah,” ujarnya.

Rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi yang setiap tahun dituangkan dalam Inpres merupakan bentuk implementasi dari Perpres Nomor 55 Tahun 2012 tentang Strategis Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi jangka panjang tahun 2012-2025 dan jangka menengah 2012-2014 dan konvensi PBB Anti Korupsi (UNCAC) yang telah diratifikasi oleh Indonesia dengan UU Nomor 7 tahun 2006.


Statistik