Pendidikan Vokasi Jadi Pokok Pikiran Utama Rembug Nasional di Undip

Pendidikan Vokasi Jadi Pokok Pikiran Utama Rembug Nasional di Undip

Category : Beranda , Berita

Rembug Nasional Gerakan Indonesia Mandirimembahas tentang Pembangunan SDM yang Terperbarukan dan Pendidikan Vokasi acara berlangsung di Gedung Pascasarjana Kampus Undip Pleburan, Rabu (5/10).

Acara ini dihadiri oleh ratusan peserta dari perwakilan dinas pendidikan pemerintah daerah Jateng-DIY dan penggiat pendidikan Vokasi.

Dalam sambutannya Staf Kemententerian PU sekaligus panitia Rembug Nasional Dr.Ir.Firdaus Ali M.Sc mengatakan Rembuk Nasional adalah pertemuan para akademisi, praktisi, analis, pelaku usaha, asosiasi profesi, mahasiswa, LSM, budayawan, seniman, awak media, dan masyarakat umum yang akan merembukan berbagai topik permasalahan yang menjadi prioritas pembangunan serta masalah aktual. Rembuk Nasional 2017 ini akan memdalami 12 Bidang Rembuk (BR) terkait pembangunan dan masalah nasional yang perlu mendapat perhatian khusus yang akan diusulkan sebagai bahan perbaikan dan percepatan untuk 2 tahun ke depan”Ujarnya.

Ali menambahkan berbeda dari Rembuk Nasional 2015 dan 2016, Rembuk Nasional 2017 ini akan dilakukan dalam 2 tahap yaitu Rembuk Daerah (RD) dan Rembuk Pusat. Rembuk Daerah dilaksanakan di 16 Perguruan Tinggi di 14 Provinsi diantaranya adalah Universitas Cendrawasih- Jayapura (Papua), Univ. Pattimura (Ambon), Univ. Hassanudin (Makassar), Univ. Samratulangi (Manado), Univ. Mulawarman (Samarinda), Univ. Udayana (Bali), Univ. Airlangga (Surabaya), Univ. Gajah Mada (Yogyakarta), Univ. Diponegoro (Semarang), ITB (Bandung), UI (Depok), IPB (Bogor), Univ. Sriwijaya (Palembang), Univ. Andalas (Padang), Univ. Sumatera Utara (Medan), dan Univ. Syiah Kuala (Banda Aceh).

Adapun Wakil Rektor I Undip Prof. M. Zainuri sangat berterimakasih atas kepercayaan dari panitia Rembuk Nasional 2017 sudah mempercayakan acara ini diselenggarakan di Undip Undip sendiri setelah berubah menjadi PTN-BH banyak melakukan pembenahan dan perubahan karena kita mendapat amanah dari Bapak Menristekdikti untuk dapat masuk dalam jajaran kampus 500 besar dunia untuk itu kami pada saat ini sedang menggenjot publikasi internasiona,HAKI dan hak paten yang pada tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan sumber daya saing bangsa di kancah Internasional”Urainya.


Statistik