Peran SPI Undip Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Peran SPI Undip Wujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan

Category : Beranda , Berita , Info Kampus

Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan yang mengulas tentang Sinergi Peran SPI dan Unit Kerja di Lingkungan Undip dalam rangka Mewujudkan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan di Ruang Sidang BAA Undip pada hari Rabu, 11 Oktober 2017.

Acara dibuka oleh Wakil Rektor Sumber Daya, Dr. Darsono, SE,MBA,Akt., mewakili Rektor Undip. Hadir sebagai pembicara yakni Hery Subowo, SE,MPM,Ak,CIA,CFE,CA selaku Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah dan Ardhi Widiyanto, perwakilan dari BPKP Perwakilan Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Sumber Daya menjelaskan bahwa SPI dibedakan menjadi 2 yakni dalam bentuk organisasi (Satuan Pengawas Internal/SPI) dan konsep yakni sistem pengendalian internal. Sistem pengendalian intenal ini yang harus dibangun. Built-in dalam sistem pengendalian/ kontrol yakni self controll yang artinya mengendalikan diri sendiri.

Mengacu pada Undang-undang nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, dimana pada pasal 3 ayat 1 bahwa Keuangan Negara dikelola secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. “Sehingga pengelolaannya harus transparan dan akuntabel”, ucap Dr. Darsono.

Sebagai pembicara dalam acara tersebut, Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah, Hery Subowo, SE.,MPM,Ak.,CIA,CFE,CA menjelaskan tentang 3 isu penting yakni Pasal 3 ayat 1 Undang-undang nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Pasal 58 ayat 1 Undang-undang nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara dan pasal 47 ayat 1 PP nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Internal Pemerintah. Intinya adalah bahwa keuangan harus dikelola secara tertib dan taat pada peraturan. Prinsip pengelolaan keuangan adalah efisien yakni manfaat yang diterima lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Kemudian efektif yakni sesuai dengan rencana atau tujuan. Transparan yang artinya dapat diakses oleh pihak yang melaksanakan fungsi evaluasi. Serta akuntabel yang berarti dapat dipertanggungjawabkan.

Peran SPI (Satuan Pengawas Internal) untuk melaksanakan beberapa hal, diantaranya control environtment, yakni dibutuhkan komitmen dan kompetensi yang handal untuk melakukan pengawasan. Risk Assessment yakni penilaian resiko dengan membuat prioritas kegiatan yang paling beresiko yang membutuhkan pengendalian yang ketat. Kemudian control activities berupa mitigasi yakni tindakan mengantisipasi resiko yang dihadapi. Information and Communication, yakni informasi yang valid dan akurat tentang pengelolaan keuangan dengan mentaati peraturan. Serta Monitoring activities yakni kegiatan untuk memonitor sistem pengelolaan keuangan yang sudah dijalankan.

Sejalan dengan Hery Subowo, Ardhi Widiyanto selaku narasumber dari perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah menambahkan bahwa peran SPI adalah untuk mengingatkan terhadap sistem pengelolaan keuangan pada masing-masing unit dalam mencapai tujuan institusi. Oleh karena itu, SPI harus kuat. Dengan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan turut pula mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 


Statistik