Edi Purwanto Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UNDIP Bidang Arsitektur

Edi Purwanto Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UNDIP Bidang Arsitektur

Category : Beranda , Berita , Info Akademik

Prof. Dr.Ir. Edi  Purwanto, MT dikukuhkan sebagai guru besar Undip bidang arsitektur. Acara pengukuhan dilakukan di Gedung Prof.Soedarto,SH kampus Undip Tembalang, Selasa (5/12).

Dalam Pidato Pengukuhannya Prof. Edi memaparkan pidato pengukuhannya berjudul “FENOMENOLOGI SEBAGAI PENDEKATAN DALAM PERANCANGAN ARSITEKTUR DAN KOTA”, Prof.Edi mengatakan bahwa secara eksplisit penggunaan pendekatan fenomenologi dalam perancangan arsitektur dan kota memang belum pernah ditemukan dalam teks-teks teori maupun praktek perancangan secara formal. Namun beberapa model perancangan yang berkembang sejak dekade 80-90-an secara substansial telah menunjukkan adanya cara berfikir secara fenomenologis yang menekankan konsep tentang relasi antara relasi subjek manusia (persepsi, kognisi, sosio-kultural) dengan objek fisik (artefak ruang yang unik dan berkarakter).

“Dalam bidang perancangan arsitektur dan kota, fenomenologi mengajarkan seorang arsitek dan perancang kota (urban designer) menjadi perancang arsitektur dan kota profesional yang memiliki kemampuan meneliti atau sebaliknya. Perancang arsitektur dan kota diajak untuk melakukan perjumpaan dengan objek empiris yang direncanakan secara langsung sambil menyelam. Dalam fenomenologi, objek perancangan dipahami sebagai realitas yang jamak, merupakan suatu anyaman dari agregat-agregat yang tidak dapat dipisah-pisahkan satu terhadap lainnya, sehingga perancang diajak untuk bekerja secara holistik, iteratif, kontekstual, sinkronik sekaligus diakronik. Dalam dunia perencanaan kota, model perencanaan berbasis pendekatan fenomenologi pernah diusulkan dan disebut sebagai inductive planning.

Pendekatan fenomenologi merupakan sebuah bagian filsafat yang mulai dikenalkan pada bidang ilmu arsitektur. Fenomenologi hadir sebagai sebuah cara mengalami dan memahami arsitektur yang sekaligus memperhatikan relasi aspek subyektivitas manusianya. Fenomenologi, secara umum, merupakan reaksi terhadap perkembangan arsitektur modern pada awal abad 20 yang dipengaruhi oleh paham positivistik yang akhirnya membawa perubahan-perubahan dan kesenjangan, baik pada tataran gagasan, representasi atau pun makna arsitektur.

Rektor Undip mewakili segenap civitas akademika Undip menyampaikan selamat dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Prof.Dr.Ir.Edi  Purwanto, MT beserta keluarga yang telah berhasil meraih jabatan fungsional akademik tertinggi yakni selaku guru besar di bidang teknik arsitektur,” ungkapnya.

“Sebagai seorang ilmuwan Prof. .Edi  Purwanto telah berusaha menemukan berbagai inovasi dengan upaya agar perancangan yang tidak lagi memposisikan profesi yang “Ngemong” user yang memanfaatkannya, jelas pendekatan yang sangat progresif karena paradigma selama ini yang sifatnya top down atau dalam kalimat sederhana bukan lagi “masyarakat untuk arsitektur akan tetapi beralih menjadi arsitektur untuk masyarakat” suatu inovasi di bidang perancangan yang lebih “Nguwongke” atau memanusiakan karena human oriented dan tentu sangat bermanfaat bagi umat manusia”kata Pakar Hukum Bidang Acara Tata Usaha Negara ini.

Saya berharap kedepan Prof.Dr.Ir.Edi  Purwanto, MT terus menghasilkan karya ilmiah yang bermutu yang terbarukan dan mampu menjaga integritas baik sebagai manusia maupun sebagai pengajar,”pungkasnya. (Ipung Humas)


Statistik