Kembali ke Almamater, Alumni UNDIP Berikan Tambahan Beasiswa

Kembali ke Almamater, Alumni UNDIP Berikan Tambahan Beasiswa

Category : Beranda , Berita

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-60 Undip, Alumni Universitas Diponegoro memberikan besiswa kepada para mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Sesuai dengan ulang tahun yang ke 60 Undip, penerima besiswa digenapkan menjadi 60 mahasiswa.

“Beasiswa Alumni ini sudah ada sejak tahun 2016, awal mulanya yang menerima berjumlah 55 orang, akan tetapi seiring berjalannya waktu ada 1 penerima yang mengundurkan diri karena sudah merasa mampu. Sekarang, bertepatan dengan Dies Natalis ke-60 Undip, kita tambah penerimanya menjadi 60 mahasiswa,” Tutur MujidFarihul Amin selaku Direktur Komunikasi dan Hubungan Alumni Undip.

Penyerahan sendiri dilakukan Selasa (5/12) di Ruang Sidang Rektor Undip. Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Bapak Budi Setiyono selaku Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis, Bapak Dharmawan selaku Ketua Pengelola Beasiswa Alumni, Tono Suhartono selaku Kabag. Kesejahteraan Mahasiswa, dan Abdul Syakur selaku Wakil Direktur Komunikasi dan Hubungan Alumni serta pejabat Undip lainnya.

Tiap bulannya, mahasiswa akan mendapatkan beasiswa sebesar Rp 500.000,-. Harapannya, uang tersebut tidak langsung dihabiskan, mahasiswa harus dapat mengelolanya. Mahasiwa penerima harus dapat membedakan antara mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang menjadi keinginan. Pihak pengelola berpesan untuk selalu mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan.

“Tapi saya pesan, setiap menerima uang beasiswa dibagi tiga, yaitu 5 persen untuk sedekah yaitu dberikan kepada orang tua, 25 persen digunakan sebagai tabungan atau investasi, sisanya 70 persen untuk kebutuhan bukan keinginan,” ujar Dharmawan ketika memberikan penjelasan kepada para mahasiswa penerima beasiswa.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Setiyono selaku Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Hubungan Alumni juga berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa agar memiliki nilai lebih dibanding mereka yang tidak menerima beasiswa.

“Pola hidup harus berbeda dengan merekayang tidak menerima beasiswa. Manfaatkan sebaik mungkin jangan dibuat hal-hal tidak berguna. Sehingga setelah lulus nanti memiliki etos kerja, dan setelah lulus bisa gantian menolong adik adik angkatan dibawahnya,” Ujar Budi Setiyono. (Kontributor: Dir. Alumni Undip)

 


Statistik