Undip Alokasikan Ozonizer Kepada Kelompok Tani Kab. Magelang

Undip Alokasikan Ozonizer Kepada Kelompok Tani Kab. Magelang

Selasa, (23/1) Universitas Diponegoro Semarang resmi menyerahkan peralatan pasca panen berupa  “ozonizer” untuk kelompok tani di Kabupaten Magelang. Acara serah terima tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Magelang, Camat Ngablag, Ketua Kelompok Tani di Kab. Magelang, serta petani disekitar. Serah terima bertempat di Sekertariat Kelompok Tani Mutiara Organik, Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Magelang.

Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis Undip Budi Setiyono, S.Sos.,M.Pol. Admin., Ph.D dalam sambutannya mengatakan bahwa penyerahan bantuan alat D’Ozon tersebut merupakan wujud Undip dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi.

Budi juga mengatakan bahwa D’Ozon merupakan sebuah teknologi dan inovasi dari Undip yang orientasinya berakibat mengatasi masalah inflasi pada bidang hasil pangan khususnya di Kab. Magelang.

Mesin D’Ozone yang merupakan mesin berteknologi plasma ciptaan dari  Dr. Muhammad Nur, DEA yang merupakan dosen Fakultas Sains dan Matematika Undip.

Teknologi plasma yang diciptakan oleh Dr. Muhammad Nur ini diterapkan di Kelompok Tani Mutiara Organik, dimana sayuran seperti cabai, selada, genjer, brokoli dan kacang panjang tidak mudah busuk dan lebih segar.

“Teknologi D’Ozone bersifat meminimalisir pertumbuhan virus, jamur dan bakteri, ia juga  mengurangi pestisida yang menempel pada sayur maupun buah” tutur pakar ilmu fisika Undip tersebut.

Dr. Muhammad Nur, DEA penemu D’Ozon saat mensosialisasikan penggunaan ” storage” kepada kelompok tani Kab. Magelang

Metode penggunaan alat ini adalah sayuran hasil panen dicuci dengar air biasa terlebih dahulu kemudian baru menggunakan air yang sudah diozoni setelah itu sayuran atau buah-buahan dimasukkan dalam cold storage yang dikombinasikan dengan mesin D’Ozone yang disalurkan melalui pipa-pipa yang terpasang dalam storage”  jelasnya.

Muhammad Nur berharap teknologi plasma yang diarahkan ke produk pertanian ini memberikan manfaat positif bagi perkembangan teknologi di bidang pangan dan pertanian nasional.

Mewakili Ketua Kelompok Tani Mutiara Organik, Ir. Wijayanti mengatakan, mesin D’Ozone akan sangat membantu ketahanan dan menjaga kualitas sayuran sehingga petani dapat memperluas pemasaran produknya. Lebih lanjut, Wijayanti juga mengucapkan rasa terimakasih kepada Undip atas bantuan tersebut karena warga yang bermata pencaharian sebagai petani bisa meningkatkan hasil panen dan perekonomiannya.

“Alat tersebut dibutuhkan sekali oleh petani, kami akan menggunakannya sebaik-baiknya untuk menghasilkan sayuran bermutu dan berkualitas yang tahan lama serta bebas pestisida” ujar Wijayanti. (Oktora/Humas)


Statistik

 
NEWS
PENGANUGERAHAN GELAR DOKTOR HONORIS CAUSA KEPADA JAKSA AGUNG H.M. PRASETYO,GEDUNG PROF.H.SOEDARTO,SH UNDIP TEMBALANG