Mahasiswa Undip Ciptakan Buku Edukatif “Pesan Aladin” sebagai Media untuk Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini

Mahasiswa Undip Ciptakan Buku Edukatif “Pesan Aladin” sebagai Media untuk Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Dini

Di Indonesia, menurut data Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Komisioner KPAI Jasra Putra mengungkapkan, data menunjukkan bahwa pihaknya menemukan 218 kasus kekerasan seksual anak pada 2015. Sementara pada 2016, KPAI mencatat terdapat 120 kasus kekerasan seksual
terhadap anak-anak. Kemudian di 2017, tercatat sebanyak 116 kasus.

Lyness (Maslihah, 2006) menyatakan kekerasan seksual terhadap anak meliputi tindakan menyentuh atau mencium organ seksual anak, tindakan seksual atau pemerkosaan terhadap anak, memperlihatkan media atau benda porno, menunjukkan alat kelamin pada anak dan sebagainya. Bentuk kekerasan seperti ini biasanya dilakukan oleh orang yang telah dikenal anak, seperti keluarga, ayah kandung, ayah tiri, paman, tetangga, guru maupun teman sepermainannya sendiri. Kekerasan seksual yang terjadi pada anak memberikan efek trauma jangka panjang yang akan mempengaruhi kehidupan anak hingga usia dewasa. Berdasarkan data diatas menunjukkan bahwa banyaknya korban kekerasan seksual adalah anak-anak, dikarenakan anak merupakan pribadi yang sangat rentan atau lemah posisinya.

Maka peneliti mengasumsikan pentingnya edukasi dini untuk pencegahan terjadinya tindakan kekerasan seksual. Melihat keprihatinan karena masih maraknya kejadian kekerasan seksual pada anak, mahasiswi Psikologi Undip yang terdiri dari Yoan Angeline, Laras Ramadhani, Rahma Zahidah, Ariqoh Nadia, dan Herning Widhiastri menciptakan suatu buku edukatif ‘PESAN ALADIN’ sebagai media untuk penegahan kekerasan seksual pada anak usia dini. Buku edukatif seksualitas PESAN ALADIN bertujuan untuk membantu anak-anak pada usia dini dalam mengetahui seluruh anggota tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain serta untuk mengenal berbagai bentuk kekerasan seksual. Selain itu, anak-anak juga diajarkan cara untuk menghadapi jika kekerasan seksual terjadi pada dirinya.

“Buku PESAN ALADIN kami buat semenarik mungkin dimana Aladin sebagai maskot yang membawakan pesan berupa informasi mengenai kekerasan seksual. Buku ini memuat gambar-gambar visual yang menarik yang disertakan halaman untuk mewarnai supaya anak-anak mudah membayangkan penampilan objek dan informasi yang akan disampaikan . Selain itu Tim PESAN ALADIN juga mengajarkan gerakan 3T+C (TOLAK,TERIAK, TOLONG dan CERITA) sebagai upaya penolakan jika kekerasan seksual terjadi.” Tutur Yoan.


Statistik

 
NEWS