Category Archives: Beranda

Rektor Dorong Dosen Undip Cepat Raih Gelar Profesor

Category : Beranda , Berita

Rektor Universitas Diponegoro Prof. Yos Johan Utama mendorong dosen-dosen yang sudah bergelar doktor agar segera cepat meraih gelar profesor, Hal ini terungkap dalam Gathering Night Calon Guru Besar Universitas Diponegoro di Hotel Grand Candi (17/10) Malam.

Rektor Universitas Diponegoro Prof. Yos Johan Utama mengungkapkan bahwa Undip mencanangkan Guru Besar menggandeng satu calon  guru besar
“Kami memiliki program satu guru besar menggandeng satu calon guru besar, sehingga nantinya guru besar Undip dapat mengkader minimal satu guru besar dan begitu seterusnya” ujarnya.

“Universitas akan hadir untuk bapak dan ibu calon guru besar semua, untuk membantu menyelesaikan segala kesulitan yang timbul. Kami selalu terbuka untuk membantu segala permasalahan yang timbul karena ini untuk kebaikan kita bersama” imbuhnya.

Dalam Gathering Night ini juga disampaikan testimoni oleh dekan FT Agung Wibowo yang akan segera dilantik sebagai guru besar fakultas teknik Undip. selain itu terdapat sesi supporting motivation dari Hadjar Set Adjie Alumnus FT Undip.


UNDIP Jadi Pelopor Safety Riding

Category : Beranda , Berita

Universitas Diponegoro Semarang bekerjasama dengan Korlantas Polri, Polda Jawa Tengah, dan Dishub Jawa Tengah sukses menggelar acara Police Goes To Campus , Kamis (17/10) di Gedung Prof. Sudharto Undip Tembalang. Hadir dalam acara tersebut Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama beserta jajaran, Kakorlantas Polri diwakili Dirgakkum Korlantas Brigjend Pol.Drs Kushariyanto, MM, Kapolda Jateng  diwakili Wakapolda Jateng Brigjend Pol Ahmad Luthfi, SH. SSt. MK, Pangdam IV Diponegoro, diwakili DanPomDam Kol CPM Salidin, SH. Mhum, Dirut PT Jasa Raharja, di wakili Bambang Panular, Ka Bapenda prov jateng serta Sivitas Akademika Undip.

“Read More”

Tangkal Radikalisme, UNDIP Gelar Ngaji Kebangsaan Dies Natalis ke-62

Category : Beranda , Berita , Events

Selasa (15/10) Universitas Diponegoro Semarang sukses menggelar acara Dies Natalis Ke- 62, salah satunya yaitu Ngaji Kebangsaan dengan mengusung tema “ Merawat Indonesia Melalui Tadarus Budaya” guna mengikis paham – paham radikalisme dan memperkuat keimanan. Hadir dalam acara tersebut Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama beserta jajaran, Sekda Jawa Tengah Sri Puryono, dan KH. Ahamad Mustafa Bisri/ Gus Mus, serta sivitas akademika Undip. Acara berlangsung di Lapangan Widya Puraya Undip Tembalang.

“Read More”

Dies Natalis Undip ke-62, Target Menuju World Class University

Category : Beranda , Berita , Events

Perayaan peringatan hari jadi atau Dies Natalis Universitas Diponegoro ke-62 yang digelar pada Selasa (15/10) di Gedung Prof.Sudarto SH Undip Tembalang.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum selaku rektor Universitas Diponegoro mengungkapkan proses Undip selama 62 tahun berdiri yang telah memperoleh berbagai pengalaman, terdorong untuk mencapai visi sebagai universitas riset yang unggul dan dikenal di tingkat internasional.

“62 tahun sudah Universitas Diponegoro mengabdikan diri dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Banyak sekali pengalaman yang diperoleh, halangan, dan tantangan, maupun kebahagiaan dan kebanggaan yang didasari pada kekompakan, ketekunan, keberanian, dan sinergitas di antara civitas akademika Undip. Semuanya itu telah mendorong dan  memberikan harapan untuk mencapai visi yakni menjadi universitas riset yang unggul menjadi universitas yang dikenal di tingkat internasional.” ungkapnya.

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama menyatakan bahwa pada Dies Natalis ke 62 ini merupakan langkah strategis karena Undip ingin masuk ke 500 besar dunia, walaupun dari beberapa indikator utamanya yang berkaitan dengan daya serap.

“Dari lulusan Undip di dunia kerja itu sudah diakui dunia internasional dan kita ada di rangking di bawah 500, jadi antara 300-500 untuk daya serapnya,” ujarnya.

Prof. Yos mengupayakan untuk bertambahnya profesor, di tahun ini Undip memiliki 22 profesor baru dan diharapkan dapat terus bertambah pula guru besar dan doktor, karena dibiayai sekolah ke luar negri oleh Undip.

“Dalam upaya peningkatan akademik laboratorium – laboratorium diperbaiki menggunakan dana Undip, karena Undip sudah menyandang status PTN-BH sehingga sudah mandiri. Pembinaan tidak hanya untuk dosen melainkan juga untuk mahasiswa, prestasi mahasiswa Undip juga meningkat dari ranking 15 sekarang ranking 3 nasional dua tahun berturut – turut. Undip juga memiliki predikat HaKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) nomor 1 terbanyak di Indonesia, ini semua menjadi modal untuk Undip kedepan agar peringkatnya semakin naik dan juga kualitas alumninya supaya bisa diserap dunia kerja walaupun nasional maupun internasional,” tambah Rektor Undip.

Prof. Dr. Ismunandar selaku Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti membahas mengenai revolusi industri 4.0 dan hubungannya dengan perguruan tinggi yang mana peranan perguruan tinggi penting untuk meningkatkan daya saing bangsa di era saat ini.

“Kontribusi dan peranan perguruan tinggi menjadi semakin penting sebagai pemecah permasalahan.  Perguruan tinggi semakin dituntut kesanggupannya sebagai penopang kemajuan bangsa, penciptaan pengetahuan, menghasilkan pengetahuan baru yang berkelanjutan, juga memproduksi sumber daya manusia terdidik, berkualitas, dinamis, dan profesional,” katanya. (Lisa,Rosi,Patricia/RK/HUMAS)

 


Pojok Energi Goes to Campus: Undip Bahas Persoalan Energi Terbarukan

Category : Beranda , Berita

IESR (Institute for Essential Services Reform) bersama Universitas Diponegoro mengadakan kuliah umum dan diskusi tentang masalah energi terbarukan di Aula Teknik Sipil Undip, Semarang, Senin (14/10/2019).

Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, Ir. M. Agung Wibowo, MM, MSc, PhD, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya isu mengenai energi di kalangan mahasiswa yang terus menerus harus dipahami.

“Isu energi menjadi salah satu isu di Fakultas Teknik dan kami terus bekerja melalui implementasinya terhadap pendidikan. Energi terbarukan nantinya dituntut menjadi isu strategis yang harus dipahami. Adik-adik sebagai gen milenial yang nantinya menjadi calon para pimpinan bangsa harus paham dengan hal ini.” Pungkasnya.

Agus Setyawan, Dr. Eng sebagai salah satu panelis yang berasal dari Departemen Fisika Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro mengungkapkan permasalahan yang sering terjadi pada pengembangan geothermal di Indonesia sebagai salah satu bentuk energi terbarukan.

“Geothermal Indonesia begitu beragam. Namun banyak permasalahan yang muncul di Geothermal Indonesia. Kendala yang muncul biaya dalam investasi eksploitasi dan resiko gagal yang sangat tinggi, harga listrik yang kurang kompetitif, dan masalah sosial.” Ungkapnya dalam materi yang bertajuk “Geothermal Energy: A Present from the Heart of The Earth

Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk memperhatikan dari segi hukum yang ada.

“Sehebat apapun menjadi engineer, tolong kembalilah ke hukum. Banyak kasus yang terjadi bersinggungan dengan hukum yang ada, maka dari itu kita harus paham mengenai hukum terutama seputar energi.” Lanjutnya.

Marilisya Citraningrum, PhD sebagai Program Manager Sustainable Energy Access IESR mengatakan peran universitas sangat penting untuk mencetak generasi muda yang menggerakan perubahan di Indonesia di bidang energi terbarukan.

“Peran dunia universitas sangat penting. Riset dan inovasi akan mempersiapkan tenaga kerja yang sifatnya green jobs yang nantinya menjadi salah satu pekerjaan di masa depan. Peran generasi  muda penting tidak hanya isunya saja tetapi sebagai pengguna energi, dan bagaimana menggerakan perubahan di Indonesia dari energi fosil menjadi energi terbarukan.” Ucapnya. (Lisa,Dzuriah,Renin/HUMAS)

 


Visiting Profesor Markus Freiburghaus dari University of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland ke Sekolah Vokasi UNDIP

Category : Beranda , Berita

Sekolah Vokasi Undip menerima kunjungan Professor Markus Freiburghaus dari University of Applied Science and Arts Northwestern (FHNW) Switzerland baru-baru ini.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Visiting Professor Programme melalui skema World Class Professor. Kegiatan Visiting Professor ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi internasional bagi para civitas akademika di Universitas Diponegoro.

“Read More”

Statistik

 
NEWS