Category Archives: Riset dan Pengabdian

Dr. Suryanti Lakukan Terobosan  Maksimalkan Potensi Perikanan dan Pertanian di Desa Kebumen, Banyubiru

Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (Undip) Dr. Ir. Suryanti, M,Pi, Prof Dr. Prof. Dr.Ir.Muhammad ZainuriDEA dan Dosen FSM (Dr. Eng. Agus Setyawan, M.Si ) telah melakukan serangkaian  program pemberdayaan masyarakat di Desa Kebumen. Kecamatan Banyubiru, Semarang.

“Saya menilai Desa Kebumen merupakan Desa yang sangat potensial untuk dikembangkan di beberapa sektor.

“Read More”

Wujudkan Pengabdian Masyarakat, FKM Undip Gelar Festifal KIA 2019

Minggu, (28/4) Wujudkan Pengabdian Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip gelar Festifal KIA 2019 dengan tema “ Ibu Sehat Inspirasi Keluarga Bahagia” sebagai puncak dari rangkaian program ‘Surveilans KIA’, mahasiswa baru mengadakan acara ‘Festival KIA 2019’ di Taman Meteseh, Tembalang. Festival tersebut dihadiri oleh Dekan FKM dan jajaran, Kepala Puskesmas Rowosari, dan segenap Kepala Desa di Kecamatan Tembalang.

Acara ini merupakan sarana untuk promosi kesehatan, talkshow kesehatan dan hiburan bagi ibu di daerah Surveilens KIA yang diharapkan dapat membantu mengurangi angka kematian ibu dan anak. Selain itu, serangkaian kegiatan ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan peran mahasiswa sebagai agent of change ke arah yang lebih baik.

Festival tersebut dimeriahkan oleh berbagai acara dalam mendukung keluarga sehat antara lain senam sehat, leaflet makanan dan minuman sehat, lomba cerdas cermat untuk ibu sehat, lomba mewarnai anak, dan masih banyak acara meriah lainnya.

Dekan FKM Undip Dr. Budiyono, S.Km, M.Kes dalam sambutannya mengemukakan bahwa Festival KIA tersebut merupakan kegiatan yang berkembang dengan baik di lingkungan kec. tembalang, kegiatan ini merupakan pengenalan bagi mahasiswa baru untuk turun langsung ke masyarakat dan melakukan pendampingan kepada 120 ibu hamil dan nifas, harapannya mahasiswa mampu mengatasi masalah langsung di daerah terkait kesehatan ibu dan pertumbuhan anak.

Yudhi Darmawan,S.Km.,M.Kes pembina Festival KIA 2019 mengucapkan terimakasih kepada dinas kesehatan yang telah mendukung program kesehatan ibu dan anak terutama di Kelurahan Rowosari dan Kedungmundu sebagai mitra binaan FKM Undip. Yudhi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak dari prospek maba yang telah dilakukan mulai dari bulan Oktober 2018 dimana kegiatan maba ada serangkaian pelatihan softskill, pelatihan karya tulis ilmiah, dan diakhiri dengan pendampingan ibu hamil tersebut.

Yudhi juga menambahkan 120 ibu hamil yang didampingi dalam keadaan sehat dan siap melahirkan.

“ salah satu tujuan dari festival ini bahwa mahasiswa harus mampu menggerakan masyarakat sehat yang dipromosikan oleh Kemenkes RI dengan cara  praktek langsung mewujudkan ibu hamil yang sehat dan selamat ” ujar Yudhi.


Mahasiswa KKN Undip Desa Gunungwungkal Promosikan Desa Wisata Berbasis Budaya dan Kesehatan Lingkungan

Mahasiswa Tim I KKN Undip Desa Gunungwungkal, Kabupaten Pati telah ditarik kembali oleh Universitas Diponegoro. Namun, salah satu program kerja mahasiswa KKN meninggalkan arti tersendiri bagi masyarakat Desa Gunungwungkal, yakni keikutsertaan mereka dalam pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya dan Kesehatan Lingkungan. Hal ini karena, desa Gunungwungkal memiliki potensi wisata religi berupa Makam Mbah Sentono.

“Read More”

Mahasiswa KKN Undip Ubah Sampah Menjadi Berkah

Desa Ngalian merupakan salah satu desa di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Desa Ngalian saat ini menjadi salah satu fokus dalam sasaran program Kampung KB (Keluarga Berencana) dari kecamatan. Dimana terdapat beberapa program di dalamnya, salah satunya yaitu terkait lingkungan.

Permasalahan lingkungan di Desa Ngalian sendiri dapat dikatakan cukup kompleks, dimana masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan sampai membakar sampah di sembarang tempat yang dapat menimbulkan pencemaran udara dan lingkungan juga dapat mengganggu kesehatan.

Hal ini yang menjadikan dasar mahasiswa KKN Tim I Universitas Diponegoro Tahun 2019 mengadakan kerjasama dengan Kampung KB Desa Ngalian untuk mengatasi permasalahan lingkungan khususnya sampah di Desa Ngalian dengan mengadakan bank sampah yang dinamakan Bank Sampah Dadimulyo.

“Bank sampah tuh sebenarnya pernah ada, tetapi tidak pernah berjalan. Diharapkan dengan adanya mahasiswa KKN ini bisa menghidupkan kembali bank sampah di Desa Ngalian.” Tutur Masatun selaku penggerak PKK di Desa Ngalian.

Sebenarnya di Desa Ngalian sudah pernah dibentuk pengurus bank sampah desa akan tetapi tidak berjalan sehingga mahasiswa KKN dan Kampung KB membentuk kembali kepengurusan bank sampah dan memperkecil lingkup bank sampah yaitu di RW 02 sebagai bentuk percobaan.

“Jadi bank sampah ini sengaja difokuskan di satu RW dulu untuk melihat keefektifannya. Jika sudah berjalan lancar selanjutnya akan diperluas lingkupnya ke lingkup desa.” Tutur Adhimahendra selaku koordinator desa mahasiswa KKN Desa Ngalian.

Sistem bank sampah ini dibuat dengan cara memberdayakan masyarakat desa RW 02 untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya ke dalam karung-karung yang telah dibagikan saat sosialisasi dan kemudian mengumpulkannya ke pos yang telah disediakan. Sampah yang dikumpulkan kemudian akan ditukar dengan uang sesuai dengan harga yang telah ditetapkan dengan sistem tabung. Tabungan akan diberikan kepada warga setelah 10 kali penimbangan.

Penimbangan sampah telah dilakukan pada hari Jumat (15/02/19) di pos yang terdapat di salah satu rumah warga RW 02. Terlihat antusiasme warga yang cukup tinggi pada penimbangan sampah perdana ini.

“Dengan adanya program ini masyarakat jadi lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Program yang diusung mahasiswa KKN ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Ngalian.” Tutur Jufron selaku ketua pengurus bank sampah Desa Ngalian.

Diharapkan dengan adanya pemberdayaan masyarakat ini dapat membuat program yang sudah dibentuk bisa terlaksana secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan sehingga lingkup dari bank sampah juga dapat diperluas ke seluruh RW di Desa Ngalian, demi terciptanya Desa Ngalian yang bersih, sehat dan nyaman.


2.512 Mahasiswa KKN Undip Diterima Kembali

Sebanyak 2512 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tim I Tahun 2019 Universitas Diponegoro ditarik kembali dari lokasi KKN dengan upacara Penarikan Mahasiswa KKN Undip Tim I TA. 2018/2019 bertempat di Lapangan Widya Puraya Undip Tembalang, Kamis (21/2).

Kepala P2KKN Undip, Dr. Ir. Edy Prasetyo, melaporkan bahwa kegiatan KKN Undip Tim I Tahun 2019 diselenggarakan selama 42 hari, mulai 7 Januari sampai dengan 20 Februari 2019, yang diterjunkan di 10 wilayah kabupaten, yakni Temanggung, Semarang, Pati, Jepara, Grobogan, Pemalang, Pekalongan, Batang, Rembang dan Kendal serta pada 33 kecamatan (35 tim).

“Berdasarkan hasil pengamatan Dosen KKN, pelaksanaan program kegiatan KKN dan laporan rencana kegiatan mahasiswa, secara umum KKN dikategarikan baik dengan ragam kegiatan pemberdayaan masyarakat dimana kesemuanya itu merupakan hilirisasi penerapan Iptek atau hasil proses belajar mengajar para mahasiswa” ujarnya.

Edy Prasetyo menambahkan bahwa KKN ini dalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat di luar kampus, dan secara langsung mengidentifikasikan masalah-masalah serta membantu menangani permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan wilayah di lokasi KKN.

“ dari seluruh mahasiswa peserta KKN, semuanya telah menyelesaikan kegiatan KKN berdasarkan Rencana Program Kerja yang telah dibuat” pungkas Edy.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum menyampaikan selamat kepada mahasiswa KKN Tim 1 Undip yang diberikan keselamatan sehat sampai upacara penarikan. Rektor sangat bersyukur karena pada periode KKN ini seluruh mahasiswa atau tim KKN Undip berkesempatan mengikuti upacara penarikan dengan kesehatan yang menyertai.

Rektor menambahkan terlaksananya kegiatan KKN ini masyarakat dirasa mampu memberikan pelajaran langsung kepada mahasiswa, mengajarkan jiwa leadering , memberikan inspirasi kepada masyarakat, mampu berintegeritas serta berguna bagi masyarakat. Kegiatan KKN ini juga bertujuan membentuk jiwa integritas mahasiswa dan mahasiswa juga diharapkan mampu bijak dalam berperilaku serta menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Juga adanya kegiatan KKN ini mahasiswa mampu membawa hasil yang didapat untuk dikembangkan dan diterapkan di masyarakat lebih lanjut.

“Dalam melasanakan KKN buatlah program kerja yang berkualitas, kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat  mahasiswa KKN jangan hanya bisa memberikan labeling dan packaging produk tapi harus memberikan sentuhan riset ” ungkapnya.

Rektor berharap kepada mahasiswa KKN yang telah ditarik agar dapat segera menyelesaikan kegiatan studinya dan segera mengimplemantasikan langsung potensi-potensi keilmuan untuk memecahkan permasalahan di masyarakat.


Kembangkan Potensi Alam “Back to Nature”

Belum lama ini Tim I KKN Undip menggelar Expo hasil inovasi dan pendampingan yang dirangkai dengan Forum Group Discussion (FGD) mengangkat tema “Back to Nature” di kecamatan Wonoboyo kabupaten Temanggung, Senin(18/2).

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Bapak Darmadi,S.Pd. mewakili Bupati

“Read More”

Statistik