Category Archives: Riset dan Pengabdian

216 Mahasiswa UNDIP KKN di Desa Prioritas Kemiskinan Kabupaten Rembang

Sebanyak 261 mahasiswa KKN Undip dilibatkan langsung dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Desa Prioritas Kemiskinan dan pada 2019 ini merupakan tahun ke-2 Undip melaksanakan KKN Tematik di Kabupaten Rembang. Penerimaan mahasiswa KKN Undip secara resmi untuk turut membantu pendampingan pelaksanaan

“Read More”

Kabupaten Tegal dan Kabupaten Jepara Terima Mahasiswa KKN Tim II Undip

Mewakili Bupati Tegal, Drs. Abasari, MM.,  selaku staf ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, menyampaikan sambutan Bupati dalam acara Penerimaan Mahasiswa KKN  Universitas Diponegoro Kecamatan Pargerang dan Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, di  Pendopo Amangkurat, Kabupaten Tegal (8/7). “Melalui KKN ini diharapkan akan mampu memberikan kontribusi positif dalam memotivasi, mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi sebagai bagian dari capacity building, membangun pola pikir masyarakat agar lebih produktif dan berdaya saing di sektor ekonomi dan sosial” terangnya.

“Read More”


3.654 Mahasiswa KKN Undip Diberangkatkan

Sebanyak 3.654 mahasiswa KKN Undip Tim II TA 2018/2019 yang terdiri dari 1.190 laki-laki dan 2.464 perempuan akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 10 wilayah Kabupaten di Jawa Tengah, Senin (8/7) di Lapangan Widya Puraya Kampus Undip Tembalang.

Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama dalam amanatnya mengatakan dalam melaksanakan KKN para mahasiswa harus

“Read More”

Mahasiswa Undip Menciptakan Inovasi Baru Pupuk Organik Ramah Lingkungan Berbentuk Pelet Dengan Memanfaatkan Eceng Gondok Dan Kotoran Burung Walet

Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Rissa Tri Ismayanti, Hana Septiaswin dan Bagus Yulianto yang dibimbing oleh dosen pembimbing Dr. Ir. Eny Fuskhah, M.Si. berhasil menciptakan pupuk organik padat berbentuk pelet yang dapat meningkatkan kesuburan tanah dan sebagai upaya perlindungan tanaman.

“Read More”


MAHASIWA UNDIP CIPTAKAN ALAT PENGAWET SUSU SEGAR  (MILK STORAGE)

Inovasi dari anak bangsa akan selalu muncul terlebih di era modern ini. Beragam karyapun akan selalu hadir dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Salah satu diantaranya di Universitas Diponegoro (Undip).

Belum lama ini, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didanai oleh Kemristekdikti sejumlah mahasiswa Undip berhasil menciptakan alat penyimpan susu Milstor yang dapat mendegradasi bakteri dan menurunkan logam berat pada susu segar.  Mahasiswa tersebut antara lain Mohammad Iir Ilsatoham (Fisika, 2018), Novita Indah Pratiwi (Fisika 2016), Muhammad Zainul Asror (Peternakan 2015) serta dibawah bimbingan Prof. Dr. Heri Sutanto, S.Si,. M.Si

Masalah yang sering ditemui oleh peternak rakyat adalah susu mereka dihargai rendah bahkan bisa jadi ditolak karena kualitas susu yang rendah. Hal ini salah satunya disebabkan tingginya cemaran bakteri dalam susu diluar batas standar nasional Indonesia.

“Cemaran bakteri serta adanya logam berat pada susu dapat diturunkan dengan proses fotokatalis ZnO-N.” Jelas Novita

Kemudian alat ini penyimpanan susu berbasis sistem pendingin Sistem pendingin dalam alat ini bertujuan untuk membuat susu yang disimpan lebih tahan lama dan selalu segar. Komponen utama alat ini ialah lapisan tipis fotokatalis N doped ZnO yang diaktivasi dengan cahaya tampak dari lampu LED, yang mampu mendegradasi cemaran bakteri sekaligus logam berat dalam susu.

Dari hasil uji alat MILSTOR yang telah dilakukan menunjukkan bahwa adanya penurunan bakteri dan cemaran logam berat dalam susu yang signifikan. Selain itu susu yang dihasilkan tidak menurunkan nutrisi susu seperti protein, lemak dan laktosa. Inovasi alat penyimpanan susu MILSTOR ini tentunya sangat diperlukan untuk menjaga bahkan meningkatkan kualitas susu yang dihasilkan oleh peternak rakyat.

Setelah adanya inovasi ini, Novita berharap, penemuan ini dapat dipublikasikan pada seminar nasional serta internasional. Selanjutnya kami juga akan mematenkan MILSTOR.

“Semoga langkah kami ini dapat memotivasi mahasiswa untuk semangat berkontribusi” harap Novita.

 

Novita Indah Pratiwi


LIQUOPLAST : Inovasi Penutup Luka Hidrogel Kombinasi Asap Cair dan Esktrak Sawi Triwis

Upaya pengembangan penutup luka yang disebut wound dressing terus berkembang pesat. Saat ini, penutup luka tersedia dalam bentuk penutup luka tradisional dan penutup luka artifisial/modern. Penutup luka tradisional seperti kasa, plester, perban berbahan alami atau sintetis dan kapas. Penutup luka ini bersifat kering, tidak

“Read More”

Statistik

 
NEWS