Persyaratan dan Kuota Bidikmisi

A.    Persyaratan Calon Penerima

Persyaratan untuk mendaftar tahun 2015 adalah sebagai berikut:

  1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2015;
  2. Lulusan tahun 2014 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
  3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
  4. Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
    1. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM);
    2. Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya ;
    3. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya 000.000,00 per bulan. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata-rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir; dan atau
    4. Pendapatan kotor  gabungan  orangtua/wali  dibagi  jumlah  anggota  keluarga sebesar-besarnya 000,00 setiap bulannya;
  1. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma
  2. Berpotensi akademik baik berdasarkan rekomendasi kepala
  3. Pendaftar difasilitasi  untuk  memilih  salah  satu  diantara  PTN  atau  PTS  dengan ketentuan:
    1. PTN dengan pilihan seleksi masuk:
      • Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
      • Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
      • Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN
    2. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu)

B.     Kuota Mahasiswa Baru

  1. Kuota Bidikmisi didistribusikan sesuai urutan prioritas sebagai berikut:
    1. SNMPTN dan seleksi mandiri (PTN non SNMPTN, Politeknik dan PTS);
    2. SBMPTN;
    3. Seleksi mandiri
  2. Kuota Kopertis ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Ditjen Belmawa bersama Kopertis dengan pertimbangan: (1) jumlah program studi yang memenuhi syarat akreditasi; (2) jumlah perguruan tinggi yang memenuhi syarat; (3) tingkat kemiskinan wilayah
  1. Kuota PTS melalui seleksi mandiri ditetapkan oleh Kopertis berdasarkan: (1) jumlah program studi yang memenuhi persyaratan akreditasi, dengan proporsi maksimal 20% dari total mahasiswa baru; (2) Kondisi geografis, karakteristik sosial ekonomi sekitar perguruan tinggi negeri untuk kekhususan wilayah 3T; (3) ketaatan perguruan tinggi terhadap azas pengelolaan yang baik;
  2. Kuota untuk PTS termasuk penentuan program studi dilakukan oleh Ditjen Belmawa bersama Kopertis Wilayah dengan kriteria

Statistik

 
NEWS
PENGUMUMAN TENAGA KEPENDIDIKAN KONTRAK (TKK) UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN 2020, INFORMASI SELENGKAPNYA DAPAT DILIHAT PADA LAMAN : http://kepegawaian.undip.ac.id
JADWAL UPACARA WISUDA KE-157 UNIVERSITAS DIPONEGORO PERIODE JANUARI TAHUN 2020, AKAN DILAKSANAKAN PADA TANGGAL 28-30 JANUARI 2020 BERTEMPAT DI GD. PROF. SUDARTO, S.H., UNDIP – TEMBALANG, SEMARANG