Tracer study adalah suatu kegiatan pelacakan jejak lulusan yang dilakukan oleh sebuah perguruan tinggi kepada para alumnus 2 tahun setelah lulus. Kegiatan tracer study bertujuan untuk mengetahui hasil proses kegiatan pendidikan yang telah diberikan kepada para peserta didik sebagai bekal ketika memasuki dunia kerja. Output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi, proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi serta input pendidikan berupa penggalian lebih lanjut terhadap informasi lulusannya.

Untuk tujuan hal tersebut, Kamis, 25 Juli 2019 bertempat di Lantai I Gedung ICT Universitas Diponegoro, telah dilaksanakan kegiatan “Sosialisasi Aplikasi Tracer Study Berbasis Web bagi Para Kaprodi dan Operator di Lingkungan Undip” oleh Direktorat Komunikasi dan Hubungan Alumni Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Bagian Kesejahteraan Mahasiswa. Drs. Mujid F Amin, M.Pd. selaku Direktur Komunikasi dan Hubungan Alumni, menyampaikan laporan bahwa kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 160 kaprodi dan 160 operator. Mengingat keterbatasan ruang dan agar diperoleh efektifitas informasi yang disampaikan, maka kegiatan sosilisasi ini dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Hadir dalam acara pembukaan kegiatan sosialisasi tracer study Dr. Darsono, MBA (Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis) dan Dr. Abdul Syakur, ST, MT (Wakil Direktur Komunikasi dan Hubungan Alumni).

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan doa, laporan ketua panitia, dan sambutan wakil rektor bidang Komunikasi dan Bisnis sekaligus membuka kegiatan. Dalam sambutannya, Dr. Darsono menekankan pentingnya pelaksanaan tracer study bagi program studi dan institusi. Tracer study berguna bukan hanya ketika program studi akan menghadapi akreditasi tetapi juga bisa untuk memperoleh umpan balik dari alumni, database alumni yang terdata berdasarkan Program Studi (Prodi) dan angkatan (tahun masuk), memetakan alumni, sebagai bahan untuk membangun jejaring alumni, polling expert,  alat evaluasi untuk melihat relevansi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industry, dan sebagai masukan untuk perbaikan kurikulum,

Setelah pengarahan dari Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Bisnis, acara dilanjutkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Sulasdi, S.Kom., M.Kom., (Kabag Kesejahteraan Mahasiswa Universitas Diponegoro), kemudian dilanjutkan dengan praktik dan diskusi/tanya jawab. Setiap Kaprodi dan Operator diberikan username dan password untuk membuka aplikasi tracer study yang nantinya akan digunakan untuk mengolah data hasil tracer study.

Abdul Syakur selaku wakil direktur alumni juga sebagai anggota Asesor BAN-PT menambahkan bahwa tujuan tracer study adalah untuk mengetahui outcome pendidikan yang dihasilkan oleh suatu perguruan tinggi, juga mengetahui kontribusi perguruan tinggi terhadap kompetensi lulusan yang ada di dunia kerja, serta sebagai instrumen untuk memonitor adaptasi terhadap lulusan perguruan tinggi ketika memasuki dunia kerja yang diperlukan oleh Ditjen DIKTI. Jika lulusan sebuah perguruan tinggi memiliki keahlian melampaui standar sebidang yang dibutuhkan oleh perusahaan atau instansi di mana lulusan tersebut bekerja, itu artinya perguruan tinggi tersebut telah menyelenggarakan pendidikan dengan unggul. Harapannya setiap Program Studi dapat melaksanakan kegiatan tracer study ini dengan rutin dan terus menerus agar bisa dilakukan evaluasi proses pendidikan dengan menerapkan budaya kualitas yang terus ditingkatkan, sehingga diperoleh lulusan yang unggul ketika memasuki dunia kerja maupun ketika melanjutkan ke jenjang program studi yang lebih tinggi.