Fakultas Kedokteran Undip mengambil sumpah 29 dokter baru lulusan prodi Profesi Dokter di kampus Tembalang, Kamis (01/8/2019). Sumpah dokter ke 227  periode I tahun 2019 ini dihadiri sejumlah pejabat di antaranya Menteri Ristekdikti, Rektor Undip, Ketua IDI Jateng, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, dan civitas akademika.

Pada acara sumpah dokter tersebut, dr. Arynal Haq saat menerima hasil uji kompetensi dokter didampingi ayah Prof. Mohamad Nasir (Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi) dan  Ibunda di antara para dokter baru dengan IPK 3.91 (cumlaude).

Prof. Nasir dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada para pimpinan beserta seluruh civitas akademika Universitas Diponegoro, khususnya di Fakultas Kedokteran UNDIP, sehingga pada hari ini mereka dapat diambil sumpahnya sebagai dokter baru yang insyaAllah berkualitas, amanah, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan bangsa, serta peningkatan daya saing tenaga medis Indonesia” ungkap Prof. Nasir.

“ Di sektor medis, kehadiran industri 4.0 ini pun akan turut memberikan perubahan signifikan (terutama dari sisi teknologi medis). Menurut Asian Hospital & Healthcare Management 2018, perangkat medis ke depannya akan membentuk the internet of medical things (IoMT), di mana teknologi, perangkat medis, dan aplikasi akan saling terintegrasi dan mampu mempersonalisasikan perangkat medis khusus yang tepat bagi pasien baik untuk deteksi dini penyakit pencegahan dan perawatan, sampai pada proses bedah yang dibantu oleh robot. Peralihan zaman ini merupakan arus yang tak dapat dihindari dan menjadi sebuah tantangan besar bagi kita semua untuk bisa semakin unggul dan kompetitif, karena itu, kepada putra-putri kami, di era ini kalian harus menjadi dokter yang profesional dan peka terhadap perkembangan zaman” Pungkas Prof. Nasir.

Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama mengucapkan selamat kepada para dokter, yang telah menyelesaikan studinya dengan baik.

“Kalian adalah pribadi-pribadi yang terpilih, yang telah ditempa oleh pembelajaran dan pendampingan praktik oleh para ahli Universitas Diponegoro. Oleh karenanya, tanggung jawab kalian sebagai penerus di bidang kedokteran, jaga betul marwah kemuliaan profesi dokter” tutur Rektor Undip.