Alumni Program Doktor Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro tahun 2019, Dr. Paulus WisnuAnggoro, ST, MT mendapat penghargaan Best Paper Award 2nd Prize pada International Multi-Conference on Engineering and Technology Innovation 2019 di Kaohsiung, Taiwan padatanggal 15-19 November 2019. Perhelatan ini diselenggarakan atas kerjasama antara Taiwan Association of Engineering and Technology Innovation, International Society of Technology Innovation, National Formosa University,China University of Ocean,National Kaohsiung University of Science and Technology,I-Shou University and St. John’s University.

Konferensi IMETI2019 ini mencakup berbagai bidang dalam inovasi sains dan teknik dan bertujuan untuk menyatukan keahlian teknologi rekayasa. Para professional dari industri, akademisi dan pemerintah untuk wacana penelitian dan pengembangan, praktik profesional, bisnis dan manajemen di bidang sains dan teknik dipersilakan untuk IMETI 2019. Konferensi ini memungkinkan kolaborasi antar disiplin ilmu antara sains dan teknologi rekayasa di bidang akademik dan industry serta jaringan internasional.

Paper ini membahas tentang pentingnya aplikasi desain eksperimen berbasis computer aided reverse engineering system untuk mendapatkan parameter pemesinan yang optimal pada proses pengerjaan insole berbahan EVA foam rubber di mesin CNC. Riset ini menurut Dr Paulus dan team Siti Badriyah UNdip Group Research sangat penting bagi pengembangan desain dan manufaktur insole dan sepatu orthotic khusus pasien deformity. Pasien deformity adalah orang-orang yang memiliki kelainan bentuk kaki sehingga tidak merasa nyaman saat menggunakan sepatu untuk beraktivita ssehari-hari (berjalan, berdiri, menaiki tanjakan atau anak tangga, berlari, meloncat). Deformity menurut Dr Paulus meliputi: diabetes, flat foot, metatarsalagia, clubfoot, high heel, dan pronation. Pasien dengan jeniskelainan kaki seperti ini sangat sulit dalam mencari bentuk sepatu yang tepat, presisi dan akurat sesuai bentuk telapak kaki. Disamping kendala lamanya produksi pembuatan sepatu berdasarkan resep dokter orthotic oleh pengrajin sepatu konvensional berakibat kebutuhan akan sepatu jenis ini benar-benar sangat dibutuhkan. Aplikasi teknologi Computer Aided Reverse Engineering System (CARESystem) yang berhasil diaplikasikan olehDr. Paulus saat melakukan S3 di Undip juga dikembangkan pada paper iniu ntuk mendapatkan respon data optimal dari waktu pengerjaan dan kekasaran permukaan insole sepatuorthotik. Melalui paper ini, dengan menggunakan pendekatan Taguchi Method dan Respon Surface Methodology (TM-RSM) berhasil diperoleh kondisi parameter pemesinan yang optimal pada pengoperasian mesin CNC untuk mendapatkan insole sepatu orthotikter baik bagi pasien diabetes mellitus dengan skala factor tinggi.

Parameter pemesinan yang telahdi peroleh ini, selanjutnya dapat dikembangkan untukmenyelesaikan proses desain dan fabrikasi produk sepatu orthotik yang terdiri dari insole, shoe last dan sepatu orthotic bagi penderita kelainan bentuk kaki lainnya. Kedepan hasil riset ini juga dapat digunakan sebagai acuan peneliti, mahasiswa S1-S3 dalam upaya membantu dokter-dokter orthotik di rumah sakit untuk mendapatkan bentuk-bentuk insole atau sepatu orthotic sesuai telapak kaki pasien berdasarkan penerapan teknologi CARE System yang selama ini sudah dikerjakan dengan berhasil oleh Dr Paulus yang bekerjasama dengan dua professor dari DepartemenTeknikMesin, FakultasTeknikUniversitasDiponegoro, yaitu Prof.Dr.rer.nat. Ir. Athanasius Priharyoto Bayuseno, M.Sc dan Prof. Dr. Jamari, ST.,MT. Paper yang menjadi best paper di IMETI2019 merupakan satu dari sebagian paper yang telah dipublikasikan pada beberapa journal internasional bereputasi. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi riset bersama antara Universitas Diponegoro dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta agar pengembangan aplikasi riset CARE System sepatu orthotic dapat berkembang pesat dan mampu memberikan kontribusinyata bagi rumah sakit, industry orthotic dan pasien deformity foot.