Mahasiswa Universitas Diponegoro kembali mencatat prestasi membanggakan pada skala internasional. Kali ini para mahasiswa dari Fakultas Teknik Undip berhasil memperoleh medali emas dalam kompetisi internasional yaitu Euroinvent (European Exhibition of Creativity and Innovation) ke-12 yang diadakan di Iasi, Romania. Dimas dkk dalam inovasinya berhasil menciptakan alat yang dapat mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak dengan menggunakan teknologi IoT (Internet of Things). Dengan didukung teknologi pyrolysis dan dipadukan dengan teknologi IoT, pengubah energi panas yang dihasilkan oleh pemanas tabung pembakaran dapat berubah menjadi energi listrik. Dengan alat yang diberi nama prolyce tersebut, permasalahan mengenai sampah dalam kehidupan sehari-hari dapat diatasi dengan mengubah sampah plastik menjadi minyak. Inovasi ini adalah temuan yang efektif dan efisien karena hemat energi dan dapat dikontrol langsung dengan menggunakan smartphone atau laptop.

Dimas dkk menyampaikan bahwa ide ini tercetus ketika mereka sedang memikirkan proyek Internet of Things di tengah kompetisi robotik yang biasa diikuti. Setelah muncul gagasan tersebut, mereka berencana untuk mengikuti kompetisi dan pameran inovasi terbesar di Eropa Timur ini yang tadinya akan diselenggarakan secara langsung pada tanggal 23-25 Mei 2020.  “Kami langsung mengajukan proposal dan mengurus beberapa berkas untuk sponsor pendanaan dan untuk keberangkatan. Alhamdulillah beberapa sponsor seperti dari Waskita dan Toyota sudah masuk, tapi melihat kondisi seperti saat ini kami tidak bisa membuat visa untuk keberangkatan. Kami sudah hampir menyerah  dengan kondisi seperti ini dimana kami banyak kesulitan, tapi alhamdulillah dengan kerja tim kami bisa melalui dan bisa ikut lomba walaupun dengan online.”, tutur Dimas. Kendati demikian, kendala yang terjadi dikarenakan oleh pandemi tidak menyurutkan niat para mahasiswa untuk turut serta dalam kompetisi internasional ini. Dalam Euroinvent 2020 yang diikuti oleh peserta dari 32 negara dengan 400 judul inovasi ini, Dimas dkk sebagai perwakilan dari Undip berhasil mendapatkan medali emas. Hal ini merupakan pencapaian yang membanggakan Undip yang turut serta mengharumkan nama Indonesia dalam kompetisi dan pameran inovasi kreatif skala internasional.