SEMARANG –Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Prof. Yos Johan Utama, SH., MH yang merupakan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Periode tahun 2019-2020 menyerahkan estafet kepemimpinan  ke Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Arif Satria, SP., MSi yang akan mengemban tugasnya satu tahun ke depan untuk periode kepengurusan 2020-2021.

Serah terima berlangsung dalam Konferensi Forum Rektor Indonesia 2020 yang mengangkat tema Optimalisasi Gerakan Merdeka Belajar untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 demi Terwujudnya SDM Unggul dan Indonesia Maju, yang dilaksanakan Sabtu (4/7/2020). Konferensi dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan berlangsung secara virtual.

Dalam kepemimpinannya, Prof. Yos sapaan akrab pria kelahiran Semarang, 10 November 1962  ini diwarnai dengan perjuangannya untuk memajukan kiprah perguruan tinggi untuk kemajuan bangsa dan negara dan pembangunan manusia, khususnya menghadapi era Revolusi Industri 4.0.

Era ini  ditandai dengan munculnya generasi teknologi digital 4.0 (four point o) yang menyebabkan disrupsi dalam peradaban umat manusia. Karena itu, FRI melakukan beberapa kajian bersama yang relevan yang hasilnya direkomendasikan sebagai strategi bersama bagaimana menyiapkan sumber daya manusia ungggul di era era 4.0.

Kalangan perguruan tinggi sebenarnya juga menghadapi masalah yang, khususnya disrupsi dan juga efek pandemi Covid-19, sehingga harus dilakukan beberapa penyesuaian dalam proses pembelajaran, pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tantangan Perguruan Tinggi di Era Industri 4.0, kata Prof. Yos, diakui sangat berat. Adanya perubahan generasi serta gaya hidup masyarakat yang sangat cepat, juga berkembangnya model industri yang makin banyak memakai kecerdasan buatan (artificial intelligence) mau tidak mau harus diantisipasi oleh kalangan perguruan tinggi. Namun Prof. Yos yakin, semua masalah ada jalan keluarnya, karena itu apapun kondisinya harus disikapi dengan bijak mengedepankan kaidah moral, agama dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia.

Saat memberikan sambutan selaku Ketua FRI 2019-2020, Rektor Undip Prof. Yos Johan Utama juga meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat arah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berfokus pada pendidikan karakter dan pengamalan pancasila, debirokratisasi dan deregulasi, serta meningkatkan investasi dan inovasi.

Tak kalah pentingnya, tambah dia, Kemendikbud perlu berupaya melakukan penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan teknologi, dan kemampuan adaptif Pancasila. FRI juga juga meminta Kemendikbud untuk mendorong arah pembangunan SDM dengan mewajibkan pendidikan bela negara.

Sebagaimana diketahui, Prof. Yos Johan adalah Ketua FRI ke-21. Dia terpilih dalam konferensi dan temu tahunan ke XX FRI 2018 di Universitas Hasanuddin Makassar pada 14-15 Februari 2018 lalu. Dia menggantikan Rektor Universitas Hasanudin (Unhas), Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu MA, yang pada periode 2019-2020 menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan. Dalam FRI, jabatan ketua berlaku untuk masa satu tahun.

FRI merupakan forum para rektor perguruan tinggi negeri (PTN), perguruan tinggi swasta (PTS),  perguruan tinggi kedinasan dan perguruan tinggi keagamaan dengan jumlah anggota sekitar 3.400 rektor. FRI menjadi tempat berkumpulnya para intelektual dan rektor di berbagai universitas di Indonesia. Organisasi ini berdiri pada 7 November 1998 di Bandung, dengan Rektor ITB Prof. Drs. Ir. Lilik Hendrajaya, MSc .,PhD sebagai ketua yang pertama.

Dalam sejarah perjalanan FRI, pimpinan tertinggi Universitas Diponegoro sudah dua kali mengemban amanat memimpin organisasi ini. Sebelum Prof. Yos, Prof. Ir. Eko Budiharjo., MSc, pernah menjabat sebagai ketua FRI ke-5, yakni periode 2001-2002. Prof. Eko menjadi Rektor Undip pada periode 1998-2002 dan 2002-2006.

Estafet kepemimpinan FRI, setelah periode Rektor IPB University Prof. Arif Satria, akan dilanjutkan oleh Rektor UGM Prof. Panut Mulyono. Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, selaku Ketua Dewan Pertimbangan FRI 2019 mengumumkan bahwa Rektor UGM Yogyakarta, Prof. Ir. Panut Mulyono MEng, Deng, menjadi Ketua terpilih (elected) FRI 2021-2022.