UNDIP sebagai universitas riset terus berupaya untuk mendedikasikan ilmu dan hasil penelitian untuk kemanfaatan rakyat. Terlebih kondisi saat ini, dimana pandemi Covid 19 belum menunjukkan adanya penurunan dan tanda-tanda akan usai. Segala upaya telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini. Pemerintah beserta dengan seluruh lembaga dan lapisan masyarakat telah berupaya keras untuk memutus rantai penyebaran virus ini.

Sebagai universitas terbaik dan terbesar di Jawa Tengah, UNDIP turut berperan dalam membantu pemerintah daerah dan kota Semarang untuk menangani pandemi saat ini. Berbagai studi dan telaah telah dilakukan untuk memberikan kesadaran pada masyarakat oleh pakar kesehatan maupun pakar epidemilogi UNDIP tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid 19.

Bukan hanya pengetahuan dan wawasan untuk menggugah kesadaran tentang displin untuk mentaati protokol kesehatan, tetapi juga inovasi dan hasil penelitian yang dirancang untuk membantu Pemerintah menangani pasien Covid.

Adapun hasil inovasi Universitas Diponegoro diantaranya  Robot medis, berfungsi untuk mengurangi kontak antara tenaga medis dengan pasien Covid-19. Robot Wisuda yang digunakan saat wisuda online untuk menggantikan kehadiran fisik wisudawan wisudawati, sebagai bagian dari upaya mencegah penyebaran Covid-19. Serta alat penjernih udara Zeta Green yang mampu membunuh virus, bakteri dan jamur serta mampu menghambat penyebaran penyakit, membantu kesembuhan penyakit akibat virus, bakteri maupun jamur. Robot medis dan robot wisudawan ini merupakan inovasi dari Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi CBIOM3S Universitas Diponegoro. Sedangkan Zeta Green merupakan produk dari Teaching Industry Universitas Diponegoro dan Dipo Technology.

Produk inovasi Universitas Diponegoro ini didemonstrasikan di ruang sidang Rektor Gedung Widya Puraya lantai 2 pada Selasa(4/8/2020). Setelah menyaksikan secara langsung fitur-fitur yang terdapat pada robot medis dan robot wisuda, serta kelebihan yang dimiliki alat penjernih udara Zeta Green, Walikota Semarang tertarik untuk menindaklanjuti inovasi-inovasi Universitas Diponegoro. Bentuk kerjasama antara Universitas Diponegoro dengan Pemerintah Kota Semarang ini dalam wujud penelitian lanjutan. Undip akan menerima dana hibah penelitian dari Pemerintah Kota Semarang. Tujuan penelitian lanjutan ini untuk lebih menyempurnakan fungsi robot-robot tersebut sesuai dengan kebutuhan.

“Kami pemerintah kota Semarang, membutuhkan robot pelayan masyarakat di mana robot ini untuk melayani masyarakat yang ingin menemui walikota, misalnya mengantarkan surat dari warga untuk walikota. Tidak ada tatap  muka langsung tetapi diwakili oleh robot dan komunikasinya melalui layar pada robot. Ini salah satu bagian dari upaya pencegahan Covid,” terang Walikota Hendrar Prihadi saat menyaksikan demo robot wisuda.

Demikian pula dengan robot medis yang diujicobakan di salah satu rumah sakit penanganan Covid-19 kota Semarang, dimana fungsi tenaga medis digantikan oleh robot medis ini. Seperti fungsi untuk mengantarkan makanan, obat-obatan dan kebutuhan pasien lainnya.

Menindaklanjuti pertemuan awal tersebut, rencananya pada Rabu (16/9/2020) akan dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Antara Pemkot Semarang dengan UNDIP Tentang Dukungan Penelitian dan Pengembangan Teknologi dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid 19 di Kota Semarang.

“Harapannya hasil kerjasama penelitian antara Pemkot Semarang dengan UNDIP baik robot untuk pelayanan masyarakat ditempatkan di kantor Walikota, Perpustakaan Daerah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu kota Semarang dan juga Zeta Green yang berfungsi menyerap udara kotor,dan membunuh bakteri dan virus akan sangat membantu percepatan penanganaan pandemi Covid di kota Semarang”,pungkas Dr. Dwi Cahyo Utomo,SE.,M.A.,Ph.D. selaku Plt. Wakil Rektor Komunikasi dan Bisnis dalam keterangannya pada Selasa(15/9/2020).