Universitas Diponegoro selalu mempunyai inovasi yang canggih dan bermanfaat untuk kehidupan masyarakat dan perkembangan ilmu teknologi. Di bawah naungan Prof. Dr. Muhammad Nur, DEA, Undip membentuk Center for Plasma Research (CPR) pada tahun 2005 sebagai pusat pengembangan teknologi plasma di Indonesia. Salah satu penemuan inovatif karya tim CPR Undip yaitu dengan mengembangkan produk penjernih udara (air purifier) dengan teknologi plasma bernama Zeta Green. Alat penjernih udara hasil produksi PT. Dipo Technology ini merupakan alat penjernih udara dengan menggunakan teknologi plasma yang pertama di Indonesia.

Dengan menggunakan teknologi plasma, Zeta Green dapat membunuh virus, bakteri, dan jamur yang ada dalam ruangan serta dapat menghilangkan asap rokok. Partikel-partikel berbahaya ini diserap, kemudian dipecah dan dihancurkan oleh teknologi plasma sehingga menghasilkan udara yang bersih dan segar. Alat ini juga dapat menghilangkan bau asap rokok dan bau tidak sedap lainnya. Hasil yang sangat signifikan dari perubahan sirkulasi udara menjadi lebih sehat menunjukkan peran penting alat penjernih udara di ruangan tertutup.

Zeta Green yang merupakan penjernih udara berteknologi plasma pertama di Indonesia ini tentunya merupakan prestasi yang membanggakan bagi Universitas Diponegoro. Hingga kini, telah dikembangkan 3 jenis Zeta Green dengan spesialisasi fungsi masing-masing. Alat ini telah digunakan di beberapa rumah sakit di beberapa kota di Indonesia. Harapan untuk ke depannya adalah Undip dapat terus mengembangkan inovasi produk berbasis teknologi plasma yang efektif dan efisien serta bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.