Menjawab permasalahan perubahan iklim yang berdampak pada kesehatan pesisir, sosial, ekonomi, perikanan dan kelautan. Maka Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro mengadakan ICTCRED ke-6 pada tanggal 27-28 Oktober 2020 secara online via zoom meeting. Acara tersebut dibuka oleh Rektor Undip Prof Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum; dan dihadiri oleh Wakil Rektor bidang akademik dan kemahasiswaan Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D, Wakil rektor bidang sumberdaya Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T.; Plt wakil rektor bidang  Komunikasi dan Bisnis Dwi Cahyo Utomo, S.E., M.A., Ph.D; Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc., Dekan FPIK Prof. Tri Winarni beserta jajarannya, Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan Fakultas Hukum, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Dekan Fakultas Teknik, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Dekan Psikologi, Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian, Dekan Fakultas Sains dan Matematika, Dekan Sekolah Vokasi, Dekan Sekolah Pascasarjana, Ketua Umum Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia Dr. Safri Burhanuddin serta peneliti dan akademisi dari berbagai negara dan bidang.

Seminar internasional ini merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan dan menyebarkan temuan ilmiah dalam lingkup Pengembangan Ekologi Kawasan Tropis dan Pesisir. Kegiatan seminar ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDG) utamanya SDG nomor 13 (climate action), nomor 14 (life bellow water), dan nomor 17 (partnerships for the goals). Tema ICTCRED tahun ini adalah “Sustainable Development in Coastal Area”. Keynote speaker pada ICTCRED 2020 sejumlah 10 orang dari 7 negara, antara lain:

  • Naoki Itoh, Ph.D dari University of Tokyo, Jepang dengan bidang keahlian infectious diseases of mollusks.
  • Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, M.Sc dari Universitas Diponegoro, Indonesia dengan bidang keahlian Akuakultur
  • Prof Lee Chun Woo dari Pukyong National University, Korea Selatan, bidang keahlian sistem perikanan
  • Dr. Irwandi Jaswir dari International Islamic University, Malaysia, bidang keahlian Kimia Pangan dan Biokimia
  • Prof Karen Diele dari Edinburgh Napier University, Skotlandia dengan bidang keahlian Ekologi laut
  • Prof Hwa Chien dari National Central University, Taiwan, bidang keahlian oseanografi
  • Dwi Susanto, Ph.D dari University of Maryland, Amerika Serikat bidang keahlian Ilmu atmosfer dan kelautan
  • Prof Magaly Koch dari Boston University, Amerika Serikat bidang keahlian Geologi dan hidrologi lahan kering
  • Prof Elena N. Naumova dari Tufts University, Amerika Serikat; bidang keahlian Peramalan dan Modeling Penyakit Menular (InForMID)
  • Sucharita Gopal dari Boston University, Amerika Serikat bidang keahlian analisis Spasial GIS, modelling dan spatial statistics.

Ketua panitia seminar Dr. Aris Ismanto, S.Sc., M.Sc. mengatakan “seminar ini biasanya dilaksanakan secara offline, namun dikarenakan covid 19 maka kita harus mengubah kebiasaan menjadi secara online. Kami menerima lebih dari 200 abstrak dari calon presenter namun yang lolos tahap seleksi sejumlah 107 presenter yang mana dari dalam Undip sebanyak 46 dan luar Undip sejumlah 61 orang. Keseluruhan presenter terbagi kedalam 4 negara yaitu Indonesa, Belanda, Amerika Serikat dan Jepang.” Hasil penelitian yang dipresentasikan di ICTCRED 2020 akan dipublikasikan di prosiding Internasional terindeks scopus Institute of Physics (IOP); International Journal of Environmental Research and Public Health (Q2), Biodiversitas (Q3), Bioflux AACL (Q3), Squalen Bulletin of Marine and Fisheries Post Harvest and Biotechnology (Q4), Food Research (Q4); Jurnal Nasional terindeks SINTA seperti Buletin Oseanografi Marina, Jurnal Kelautan Nasional, Jurnal Kelautan Tropis, dan Saintek Perikanan.

Dekan FPIK Prof. Tri Winarni Agustini, M.Sc., Ph.D disela-sela kegiatan menegaskan bahwa kegiatan ICTCRED 2020 merupakan kolaborasi dari bidang kesehatan pesisir, sosial ekonomi, dan kelautan dengan topik Aquaculture, Fisheries, Marine Natural Product, Biotechnology, Coastal Engineering, Air Sea Interaction, Disaster Mitigation, And Rehabilitation, Coastal Policy, Fisheries Processing Technology, Coastal Resources, Coastal Social and Economic, Marine Science, Geoecohazard, Oceanography, dan Coastal health. Kegiatan ICTCRED 2020 didukung oleh Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia (ISOI), Center for ICZM Undip, Corem Undip, TU Delft Netherland, NWO Netherland dan TUFTs University USA. Dekan berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kemajuan ilmu dan teknologi khususnya di bidang perikanan dan kelautan.