JAKARTA – Kementerian Riset dan Teknologi sekaligus Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia menempatkan PUI-PT (Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi) CBIOM3S (Center For Bio Mechanics, Bio Materials, Bio Mechantronics and Bio Signal Processing ) Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai lembaga Litbangjirap (Penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan) papan atas di Indonesia tahun 2020. Pengakuan itu dinyatakan dengan pemberian Anugerah Lembaga Litbangjirap Inovatif 2020 kepada CBIOM3S UNDIP.

Tahun ini Kemenristek/BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) memberikan pengakuan kepada tiga lembaga kelompok Puslitbangjirap PIU-PT di Indonesia atas inovasi yang dilakukannya. Selain CBIOM3S UNDIP, Menristek/Kepala BRIN Prof Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro SE MUP PhD juga memberikan penghargaan serupa kepada Pusat Sains dan Teknologi Kegempaan Institut Teknologi Bandung dan Pusat Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjajaran.

Ketua PUI-PT CBIOM3S UNDIP, Dr Rifky Ismail ST MT, mengaku bersyukur atas anugerah yang diterima lembaga yang dipimpinnya. Rifky menyebutkan, ada tiga poin yang dicatat atas beberapa karya inovasi CBIOM3S. Yang pertama dari aspek komersialisasi untuk tangan bionik melalui Kamatecno senilai Rp 270 juta, pembuatan robot untuk Pemkot Semarang senilai Rp 330 juta, pembuatan robot wisuda melalui Undip Maju senilai Rp 50 juta, pembuatan robot UVC untuk sterilisasi Gedung Mall di Jakarta senilai Rp Rp 60 juta melalui Redesema Teknologi, serta pembuatan robot pengantar makanan, minuman dan obat untuk pasien Covid-19.

Poin kedua adalah diperolehnya paten unggulan untuk tiga karya. Yaitu prostetik tangan bionik bawah siku, tangan prostetik anthropomorphic berbasis cetak tiga dimensi, dan metode pendeteksi parkinson menggunakan pola sinyal suara dan sinyal electromyography.

Adapun poin ketiga yang menjadikan CBIOM3S Undip meraih penghargaan adalah dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan dari temuan lembaga ini. Keberhasilannya mengekspor tangan bionik ke Korea Selatan menjadi promosi yang kuat bahwa Indonesia maju dan hebat dalam teknologi kesehatan. Dampak lain dari inovasi Tim Undip adalah mendukung penyandang disabilitas amputasi tangan dan lumpuh tangan untuk dapat hidup mandiri, bekerja kembali dan memperoleh penghasilan untuk menghidupi keluarganya.

Rifky mengungkapkan, pemberian penghargaan tidak hanya mengacu kepada inovasi yang dilakukan, tapi juga menyangkut pperolehan paten, kemampuan melakukan komersialisasi dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan menjadi pertimbangan penting. “Hilirisasi dan manfaat bagi masyarakat luas sama pentingnya dengan penemuan itu sendiri,” tambah Rifky Ismail.

Acara pemberian Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia dengan kategori Perguruan Tinggi Inovatif yang digelar Auditorium Soemitro Djojohadikoesoemo, Gedung BJ Habibie lantai 3 Jakarta Pusat pada Selasa (10/11/2020), dilanjutkan dengan pameran tahunan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2020. Dalam pameran tersebut ditampilkan karya-karya inovasi anak bangsa.

Saat memberikan sambutan pada pembukaan Inovasi Indonesia Expo (I2E) 2020, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa inovasi adalah energi untuk menciptakan perubahan, inovasi adalah solusi untuk mengatasi permasalahan dan inovasi adalah modal untuk memenangkan persaingan. Karena itu Presiden berharap pemberian penghargaan dan penyelengggaraan I2E menjadi pendorong terwujudnya ekosistem yg kondusif bagi penelitian dengan bukti lahirnya karya-karya inovatif.

Presiden berharap terjadinya kolaborasi sehingga maka karya-karya para inovator tidak berhenti menjadi sebatas prototype, namun dapat berlanjut diproduksi massal ke arah investasi komersial. Dia meyakini inovasi bukan hanya untuk mengatasi masalah-masalah dalam masyarakat, tapi akan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional termasuk penciptaan lapangan kerja baru.