Sebagai universitas riset dan terbaik di Jawa Tengah dan di Indonesia, Universitas Diponegoro terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang prima untuk masyarakat. Setiap orang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan, termasuk juga penyandang disabilitas.

Untuk itu, Universitas Diponegoro terus membenahi fasilitas dan infrastruktur untuk pelayanan, termasuk penyandang disabilitas dengan membangun fasilitas berupa jalan khusus untuk difabel atau disabilitas. Juga toilet khusus untuk penyandang difabel.

Upaya Undip untuk melengkapi fasilitas termasuk untuk disabilitas adalah untuk meningkatkan pelayanan dan mengurangi kesenjangan. Wakil Rektor Riset dan Inovasi, Prof.Dr.Ir. Ambariyanto, M.Sc. dalam wawancaranya pada Kamis(17/12) menjelaskan bahwa pelayanan publik yang prima mendukung citra Undip sebagai satu dari universitas terbaik di Indonesia. Lebih lanjut Prof. Ambar, sapaan akrab beliau menambahkan, “peningkatan fasilitas dan infrasktuktur khususnya untuk penyandang disabilitas turut mendukung program pembangunan berkelanjutan/ SDGs (Sustainable Development Goals) yakni pada poin tujuan ke-9 yakni membangun infrastuktur yang tangguh, mendukung industrialisasi yang inklusif dan berkelanjutan dan membantu perkembangan inovasi”.

Pembangunan dan ketersediaan fasilitas berupa jalur/ jalan dan toilet khusus difabel bukan hanya di kantor pusat/ gedung Rektorat, tetapi di semua unit, Fakultas, Sekolah Pascasarjana, Sekolah Vokasi dan kampus PSDKU Undip.