Sebagaimana dilaporkan di berbagai media, gempa bumi bermagnitudo 6,2 skala Richter telah mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021) dini hari. Kejadian tersebut telah menimbulkan kerusakan, banyak bangunan yang luluh lantak serta korban jiwa.  Gempa juga membuat akses jalan terputus akibat longsor di sepanjang jalan poros Majene-Mamuju. Jaringan listrik bahkan sempat terputus.

Bencana gempa tersebut menggugah keprihatinan Undip, sehingga keluarga besar Undip berupaya mengambil peran untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Mamuju. 

Dharma Wanita Persatuan Undip bekerjasama dengan Diponegoro Disaster Asistance Response Team (D-DART) LPPM Undip melakukan penggalangan donasi untuk korban gempa di Mamuju Sulawesi barat. Melalui kegiatan tersebut terkumpul dana 50 juta rupiah untuk disalurkan kepada korban gempa di Mamuju.

Achmad Zulfa Juniarto, Ketua Umum D-DART LPPM Undip, menyampaikan bahwa karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 maka persiapan yang sangat matang bagi Undip untuk mengirimkan tim siaga bencana ke Mamuju. Maka pada tahap awal ini agar proses penyaluran bantuan dilakukan dengan cepat digandenglah IKA Undip Sulawesi Barat.

Pada tanggal 26 Januari 2021 bantuan Undip dikirim melalui IKA Undip Sulbar yang diwakili alumni Undip Ibu AKBP Yuli Rinawati,  SH, anggota kepolisian Polda Sulawesi Barat yang ditempatkan di Mamuju. Melalui Beliau bantuan Undip disalurkan dalam berbagai bentuk kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa. Kebutuhan tersebut antara lain kasur, tenda, bahan makanan dan lain-lain yang langsung diserahkan kepada korban dengan dibantu oleh Kepolisian Sulawesi Barat.