Kota Semarang mulai Sabtu (6/2/2021)dini hari hingga Minggu (7/2/2021) dilanda hujan deras. Curah hujan yang tinggi dan durasi yang lama telah menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di Kota Semarang.
Sesuai data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, ada 10 kecamatan yang dilaporkan terdampak banjir, meliputi Kecamatan Tugu, Semarang Barat, Semarang Tengah, Ngaliyan, Semarang Timur, Semarang Selatan, Gayamsari, Genuk, Pedurungan dan Kecamatan Semarang Utara.

Diponegoro Disaster Asistance Response Team (D-DART) LPPM Undip segera bergerak dengan menurunkan tim relawan ke wilayah yang terdampak banjir. “D-DART menyalurkan bantuan dari sumbangan keluarga besar Undip kepada korban banjir di wilayah Kaligawe, Bangetayu dan sekitarnya”, ujar Achmad Zulfa Juniarto, Ketua Umum D-DART. “Bantuan tersebut berupa sembako, susu dan kebutuhan bayi, nasi bungkus serta evakuasi korban ke daerah yang aman”, lanjutnya.

Tim relawan D-DART yang terdiri dari unsur, dosen, staf dan mahasiswa Undip telah turun ke lokasi bencana mulai tgl 9 -11 Februari 2021, dan akan dilanjutkan sesuai kondisi di lapangan. Dalam menjalankan tugasnya Tim bekerja sama dengan kelurahan setempat, kepolisian, Brimob dan PMI.