SEMARANG – Lulusan Program Studi (Prodi) Strata 1 (S1) Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang banyak diminiati Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Pasalnya, lulusan Ilmu Perpustakaan Undip dinilai siap kerja dan memiliki kompetensi pada bidangnya, sehingga mampu bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain.

‘’Peluang kerja lulusan kami tidak hanya jadi pustakawan, tetapi juga bisa menjadi document controller, publisher, peneliti, academic librarian, subject specialist, cyberian, sifter information resources, information manager, infographic maker, content creator,  konsultan informasi, database administration. Bahkan saat ini ada juga lulusan kami yang berprofesi data analyst,”  jelas Ketua Prodi S1 Ilmu Perpustakaan FIB Undip, Dra Rukiyah M.Hum., Selasa (9/3/2021).

Menurut Rukiyah, saat ini berkembang banyak sekali jenis kegiatan dan spesialisasi yang muncul di era industri 4.0. Yang menggembirakan, bidang-bidang tersebut relevan dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki lulusan Ilmu Perpustakaan Undip. Karena itu tidak mengherankan kalau kalangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan instansi pemerintah yang menyerap lulusan Ilmu Perpustakaan dari Kampus Diponegoro ini.

Pengelola Prodi Ilmu Perpustakaan memastikan selalu melakukan antisipasi terhadap dinamika yang terjadi di dunia kerja yang dihadapi para lulusannya. Evaluasi dan penyesuaian kurikulum juga rutin dilakukan, dengan tetap mengacu pada regulasi yang ada. ‘’Prodi S1 Ilmu Perpustakaan FIB UNDIP berkomitmen untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan memenuhi stakeholders dan pasar kerja,’’ jelasnya.

Evaluasi kurikulum selain dilakukan secara mandiri dan dikembangkan berdasarkan masukan dari stakeholder, juga didasarkan masukan yang diperoleh dari Asosiasi Program Studi Ilmu Perpustakaan Indonesia. ‘’Kurikulum yang diberlakukan saat ini adalah Kurikulum 2017 dan Kurikulum 2020 yang popular dengan sebutan Kurikulum Merdeka yang mulai diberlakukan untuk mahasiswa angkatan 2020. Untuk mendapatkan gelar sarjana mahasiswa diwajibkan mengambil mata kuliah minimal 144 SKS,’’ Rukiyah menuturkan.

Prodi S1 Ilmu Perpustakaan FIB Undip juga terus mengembangkan program yang bisa membekali lulusannya agar lebih kompeten dan kompetitif. Perjalanan Prodi yang lahir berdasarkan surat izin Dikti No.3025/D.T.2005 ini cukup cemerlang. Sejak tahun 2018 mendapat Akreditasi A berdasarkan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), No.1178/SK/BAN-PT/Akred/S/N/2018 yang berlaku sampai dengan 2 Mei 2023.

Meski begitu, pembenahan terus dilakukan. Berbagai langkah dilakukan agar kualitas dan kualifikasi lulusannya lebih lagi.  Pembekalan seperti praktek kerja (job training) dan uji kompetensi document control juga mulai diterapkan untuk mahasiswa angkatan 2017. ‘’Kami berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi penelitian yang berkualitas  serta keahlian profesional dalam bidang ilmu perpustakaan dan informasi yang memiliki kemampuan akademik serta profesional, integritas moral, sikap ilmiah dan kritis serta memiliki daya saing yang tinggi pada level nasional,’’ jelasnya.

Selain terus memperbaiki kurikulum dan program penguatan, Prodi Ilmu Perpustakaan FIB Undip juga intens melaksanakan tugas tridarma perguruan tinggi dengan menghasilkan karya penelitian dan publikasi serta keahlian profesional yang  inovatif dan berkualitas dalam bidang ilmu perpustakaan, serta melakukan pengabdian masyarakat dengan berkontribusi bagi  peningkatan taraf hidup masyarakat dan kemajuan bangsa.