Semarang –  Program Studi (Prodi) Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) Universitas Dipongeoro (UNDIP) menyiapkan lulusan berstandar internasional melalui IUP (International Undergraduate Program). Program pendidikan setara Sarjana S1 yang menyiapkan lulusannya masuk pasar global ini terbuka untuk mahasiswa dari Indonesia maupun WNA (Warga Negara Asing).

Untuk mendapatkan gelar Sarjana Kimia (SSi) dalam IUP, mahasiswa harus menyelesaikan 144 SKS (Satuan Kredit Semester), termasuk satu semester sit in program di Uni Eropa dan Malaysia yang bermitra dengan Undip untuk IUP. Adapun masa studi untuk kelas internasional sekitar 4 tahun, namun bisa ditempuh lebih cepat untuk mahasiswa yang memiliki kemampuan dan prestasi lebih.

Dekan FSM Undip, Prof Dr Widowati SSi Msi, mengatakan Departemen Kimia FSM Undip mulai membuka International Undergraduate Program (IUP) sejak tahun pendidikan 2018/2019. Untuk Tahun Akademik (TA) 2021/2021, IUP Kimia FSM Undip  hanya menerima 25 mahasiswa. “Meski belum ada lulusannya, karena menjadi satu dengan Prodi S1 Kimia, akreditasi dari BAN-PT juga sama, yakni Akreditasi A,” kata Prof Widowati, Jumat (19/3/2021).

Menurut Widowati, Progam Sarjana (S1) FSM Undip yang didirikan pada tahun 1993 ini telah memegang Akreditasi A berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Pendidikan (BAN-PT) No. 3436 / SK / BAN-PT / Akred / S / XII / 2018 pada tanggal 20 Desember 2018. Akreditasi tersebut berlaku sampai dengan 20 Desember 2023.

Adapun visi program IUP Kimia Undip sama dengan Program S1 S1 Kimia yakni menjadi Pusat Kegiatan Penelitian dan Pendidikan Ilmu Kimia beserta Aplikasinya. Adapun fokus pengembangannya, pertama pada bahan alam dan biomolekul; kedua pada material dan proses, dan ketiga menjadi sistem energi dan lingkungan. Departemen Kimia bertekad menghasilkan lulusan dengan keunggulan kompetitif dalam meningkatkan harkat dan martabat manusia, dan untuk IUP ada tambahan memiliki kualifikasi internasional.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, ada kewajiban menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik tinggi dalam budaya akademik yang menjunjung tinggi toleransi atas perbedaan pendapat guna mendukung pengembangan diri terhadap tuntutan kemajuan ilmu kimia. Departemen Kimia FSM Undip juga berupaya menghasilkan penelitian di bidang kimia yang handal serta mampu menerapkannya dalam pendidikan, pengembangan industri, serta mampu bekerja sama baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

Ketua Departemen Kimia FSM Undip, Prof. Dr. Dra. Dwi Hudiyanti MSc, mengatakan unit kerja yang dipimpinnya juga terus bergulat mewujudkan cita-cita sebagai pusat penelitian unggulan di bidang kimia melalui berbagai penelitian dan pengembangan yang intensif, kreatif dan inovatif. Untuk pengabdian pada masyaraka, juga dilakukan dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penerapan prinsip-prinsip kimia dan hasil-hasil penelitiannya.

Untuk membantu proses pembelajaran, disediakan perpustakaan universitas, perpustakaan fakultas, dan juga sambungan internet. Departemen Kimia FSM saat ini memiliki 3 orang Profesor dari total 34 dosen tetap, dimana 52 persen di antaranya sudah bergelar doktor, 30 persen magister dan 18 persen lainnya kandidat doktor.

Beberapa penghargaan yang diraih Departemen Kimia FSM Undip di antaranya Gold Medal Advanced Innovation Global Competition (AIGC) 2019 yang diselenggarakan oleh American Society of Sciences and Arts Convergence (ASSAC) and Indonesian Invention and Innovation Promotion Association di Nanyang Technological University; kemudian Gold Medal Bangkok international Intellectual Property, Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2019 dari NRCT (National Research Council of Thailand) Bangkok Thailand; sebagai Juara 1 National Essay Competition  yang dihelat MEF (Mechanical Education Festival ) Universitas Sebelas Maret Surakarta di tahun 2019, serta Finalis Mawapres tingkat Nasional 2018.  Juga medali emas dari 21 st Moscow International Inventions and Innovative Technology Salon “Archimedes” 2018, dan World Young Internasional Exhibition 2018 Kuala Lumpur Malaysia.