Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1442 H, Rohis Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Universitas Diponegoro menyelenggarakan pengajian bersama Ustadz Sayyid Hasan bin Alwi Al Aydrus dengan tema “Ramadhan Penuh Berkah, Rahmat dan Ampunan”, pada Sabtu (10/4).

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSND, Dr. dr. Sutopo Patria Jati, M.M., M.Kes,  menyampaikan harapannya semoga covid segera berlalu dan dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan tahun ini dilakukan dengan sebaik dan semaksimal mungkin.

Ustadz Sayyid Hasan bin Alwi Al Aydrus menyampaikan ada tujuh tingkatan nafsu, yaitu nafsu Amarah, Lauwamah, Mulhamah, Mutmainah, Radhiah, Mardhiah, dan Kamilah. Nafsu amarah adalah nafsu yang mengajak kekeburukan, dan ketika mengerjakan kita malah bangga. Sedangkan orang yang berada pada nafsu lawwamah sudah tahu antara perbuatan yang dilarang dan amal kebajikan. Nafsu mulhamah, pada tingkatan ini tingkatan ini apabila hendak melakukan amal kebajikan terasa berat, namun ia sudah mulai takut pada kemurkaan Allah. Pada tingkatan nafsu Muthmainnah, senantiasa dijauhkan dari rasa cemas dan gelisah atas segala ketetapan Allah SWT dan selalu merasa hatinya sejuk serta jiwanya tenteram.   Nafsu selanjutnya adalah nafsu radhiah, baginya takdir baik atau buruk adalah sama saja, hati mereka hanya pada Allah dan ridha atas segala ketentuanNya. Kemudian nafsu madrhiyah, orang pada tingkatan nafsu ini yang sangat mencintai Allah SWT. Nafsu Kamilah adalah tingkatan para nabi dan rasul yang terpelihara dari perbuatan tercela dan Allah selalu mengawasi dan membimbingnya.

“Semoga bulan puasa ini kita terhindar dari segala bentuk nafsu, nafsu tidak dikurung, tetapi nafsu kita sendiri yang mendidik” ujarnya. “Nabi Muhammad SAW juga berwasiat kepada seluruh sahabatnya hendaknya seseorang memberikan makanan bagi orang yang berbuka puasa, semoga kita semua juga bisa  melaksanakan pesan beliau meskipun hanya secuil kurma akan diganjar kenikmatan yang luar biasa” pungkasnya. (Linda-Humas)