UTBK-SBMPTN tahun 2021 yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro pada masa pandemi Covid-19 ini, dalam pelaksanaannya peserta tetap wajib mengikuti protokol kesehatan diantaranya peserta menggunakan masker medis, kondisi sehat dan suhu badan dibawah 37 derajat celcius, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air di tempat yang telah disediakan, menunggu diluar gedung ujian sebelum dipersilakan masuk oleh petugas, membasuh tangan dengan hand sanitizer yang diberikan petugas keamanan sebelum memasuki ruang ujian.

Pada hari pertama, Senin (12/4) dilaksanakan ujian Saintek dan Soshum. Dalam kesempatan ini, Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. dan Dekan Fakultas Hukum, Prof. Dr. Retno Saraswati, S.H, M.Hum meninjau peserta ujian UTBK di  Gedung H Lantai 3, Ruang H306 Fakultas Hukum. “Tahun ini peserta UTBK di Undip sejumlah 25.302 orang yang terdiri dari program saintek sebanyak 12.681 orang,soshum berjumlah 11.971 dan campuran sebanyak 650 orang. Dalam pelaksanaannya,Undip menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan pedoman dari LTMPT. Dan yang utama,fasilitas dan sarana pendukung seperti ruang kelas,petugas jaga dan komputer sesuai standard dengan memperhatikan protokol kesehatan” ungkap Prof Yos Johan Utama,Rektor Undip dalam wawancara saat meninjau lokasi.

Sementara Bagus Rahmanda, selaku pengawas ujian, menjelaskan untuk sesi pertama ada 15 peserta di ruang H306 namun ada dua yang tidak hadir. “Ujian pagi ini adalah  tes potensi akademik dan ada bahasa inggrisnya juga, sejauh ini tidak ada kendala secara teknis, jaringan juga aman” terangnya.

“UTBK ini berjalan lancar, bahkan tadi proses peserta dari lantai bawah ke lantai atas berjalan tertib dengan penerapan protokol kesehatan dan ada petugas yang mengecek suhu badan, selain itu peserta juga menaati tata tertib lain seperti tidak diperbolehkan membawa telepon seluler, jam tangan, jaket atau tas, barang-barang peserta dikumpulkan di tempat yang telah disediakan, semoga UTBK berjalan tertib dan lancar dari awal sampai dengan selesai” lanjutnya. (Linda-Humas)