SEMARANG – Sebanyak 12 persen dosen di lingkungan Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (UNDIP) sudah menyandang status guru besar atau profesor. Posisi itu tercatat setelah pengukuhan 21 guru besar yang dilakukan Mei-Juni 2021 dilaksanakan.

Pada periode pengukuhan baru-baru ini, dari 21 profesor yang dikukuhkan 6 guru besar di antaranya berasal dari Fakultas Teknik. Rinciannya, dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM) 9 profesor, FT sebanyak 6 profesor, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) 3 profesor; serta Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Psikologi (FPsi) masing-masing satu profesor. Dengan penambahan tersebut, target 10% dosen bergelar profesor yang dicanangkan Rektor Undip, Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum, sudah mampu dipenuhi FT Undip.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof.Ir. M. Agung Wibowo, MM, MSc, PhD.; mengatakan saat ini FT Undip mermiliki 309 dosen, dimana 160 orang di antaranya sudah menyelesaikan pendidikan S3 atau doktor. Dari 160 orang doktor yang ada, 38 dosen di antaranya sudah meraih gelar profesor.

Prof Agung Wibowo mengakui, dari 11 Departemen dan Satu Program Pendidikan Insinyur yang ada dalam naungan FT memang masih ada Departemen yang belum memiliki guru besar. Itu terjadi di Departemen yang usianya masih muda. “Masih ada beberapa Departemen yang belum memiliki Guru Besar,” ungkapnya, Rabu (16/6/2021).

Namun dia optimis pada waktunya semua Departemen akan memiliki guru besar. Setelah pengukuhan 6 guru besarnya pada periode sebelumnya, kini ada 6 calon guru besar yang tengah diproses di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi; sementara di tingkat universitas masih ada 3 calon guru besar yang tengah dalam proses. Dia berharap prosesnya bisa berlangsung lancar. “Insya Allah, saat ini yang sudah berproses di Kementerian ada 6 calon guru besar. Yang baru berproses sampai tingkat universitas ada 3 calon guru besar,” dia menambahkan.

Fakultas Teknik Undip saat ini memiliki 22 Program Studi mulai dari jenjang S1, S2 dan S3; plus satu Prodi PPI (Pendidikan Profesi Insinyur). Ada 8 Departemen yang memiliki program studi pascasarjana, tiga di antaranya sudah membuka Program S3 (Doktor), yaitu Teknik Sipil, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin.

Saat memberi sambutan dalam satu sesi rangkaian pengukuhan 21 guru besar, Rektor Undip Prof Yos Johan menyebut Departemen Teknik Kimia Undip sebagai “bunkernya” para guru besar. Berdasarkan data yang ada diketahui saat ini ada 17 guru besar di Departemen Teknik Kimia FT Undip.

Pada lembaga pendidikan tinggi, keberadaan guru besar menjadi salah satu pilar penting untuk mendukung keunggulan perguruan tinggi. Selain untuk rekognisi, keberadaan para profesor diharapkan mampu mendorong inovasi, penelitian, dan publikasi karya ilmiah yang bisa memberikan impact factor (faktor dampak) bagi reputasi lembaga, dan memiliki dampak besar bagi kehidupan manusia.

Secara teknis, pendirian program studi S3 atau Program Studi Doktor, juga mensyaratkan memiliki dua orang dosen dengan jabatan akademik profesor dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan Program Studi. Hal itu diatur dalam Permendikbud No 7 Tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta. Upaya mewujudkan Undip sebagai universitas berkelas dunia (World Class University), jumlah guru besar yang dimiliki lembaga juga menjadi salah satu faktor penentu. (tim humas)