Pada hari Kamis 24 Juni 2021 dilaksanakan penandatanganan MoU Komitmen Kolaborasi Upaya Akselerasi Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau yang lebih dikenal dengan SDGs antara UNDIP dengan UCLG (United Cities and Local Government) ASPAC, yang juga dilakukan penandatangan MoU serupa antara UI dan ITB dengan UCLG ASPAC. Pihak UNDIP diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Riset Inovasi dan Kerja sama, Prof. Ir. Ambariyanto, M.Sc, Ph.D., dan UCLG diwakili oleh Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Dr. Ir. Bernardia Irawati Tjandradewi, M.Sc., MPP.

Penandatanganan MoU ini sebagai bukti keseriusan kedua pihak untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin sebelumnya untuk meneruskan upaya-upaya yang bisa dikerjakan bersama untuk mengakselerasi pencapaian target-target SDGs pada tahun 2030. Dr. Bernardia menyatakan dengan mengingat waktu yang tinggal 9 tahun  menuju pewujudan SDGs, dengan ditambah tantangan pandemi covid-19, UCLG ASPAC bersama dengan UNDIP (melalui SDGs Center) beserta Perguruan Tinggi lain yang memberi perhatian besar pada SDGs, bertekad meneruskan dan mengakselerasi pekerjaan-pekerjaan secara kolaboratif di bidang penelitian, advokasi, edukasi, dan pelokalan SDGs.

Pada momen penandatanganan MoU ini, Prof Ambariyanto menyampaikan bahwa kerja sama UNDIP dengan UCLG ASPAC ini sangat penting karena akan menjadi dukungan besar kepada pemerintah daerah, baik kota maupun kabupaten, asosiasi-asosiasi pemerintah daerah, dan juga bagi Undip sendiri dalam pelaksanaan dan pencapaian target-target SDGs menuju tahun 2030. Kerja sama ini sebelumnya juga sudah dilakukan antara Undip dan UCLG ASPAC melalui beberapa kegiatan seperti penyusunan Buku Saku untuk Pemda dan DPRD, kompilasi praktik-praktik baik dari Pemda dalam LOCALISE SDGs, joint-webinar, pelatihan-pelatihan di tingkat daerah, dan penyusunan modul pelatihan. Prof Ambariyanto juga menyampaikan harapan Undip sebagai institusi agar kolaborasi ini terjalin makin baik dan erat, sehingga bisa melebarkan sayap kolaborasi dengan partner UCLG di Asia Pasifik dan menyelaraskan kolaborasi dengan core interest Undip pada Coastal Region Eco-Development. Kolaborasi atau kerja sama ini juga diharapkan dapat menyasar beberapa target SDGs secara khusus Goal 1, 2, 3, 7, 9, 11 dan 14, 15, 16, 17.

Penandatanganan MoU ini merupakan acara puncak dari serangkaian acara Konferensi Diseminasi Pembelajaran dan Hasil Program “LOCALISE SDGs” yang diselenggarakan oleh UCLG ASPAC dan APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia). Acara konferensi ini terdiri dari beberapa agenda yang berlangsung dari pukul 08.30 -14.30 WIB secara daring melalui zoom meeting. “LOCALISE SDGs” adalah program pelokalan SDGs untuk daerah-daerah yang dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, advokasi, dan praktik baik bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia dengan pendanaan program dari Uni Eropa melalui UCLG ASPAC sebagai pelaksana program.

Program “LOCALISE SDGs” ini melibatkan asosiasi pemerintah maupun legislator daerah yang ada di Indonesia seperti APEKSI, APPSI, APKASI, ADKASI, ADEKSI. Rangkaian acara konferensi ini terdiri dari beberapa agenda seperti Penyerahan Hasil Program LOCALISE SDGs (berupa Buku Saku, Modul Pelatihan, Instrumen Monitoring dan Evaluasi, Kompilasi Praktik Baik / Best Practice Pemerintah Daerah, Laporan Hasil Riset, Video Infografis, dan Laporan Asistensi Teknis), Webinar dengan Keynote Speech dari Ibu Erna Witoelar, dan Talkshow yang menghadirkan narasumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Walikota Naga City, Filipina dan Subang Jaya, Malaysia.  Acara ini juga disiarkan di kanal Youtube pada tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=_VbpbV_sloE.