“Musik sangat berharga dalam hidup saya, karena melalui musik saya dapat mengembangkan bakat dan menunjukkan jati diri. Saya juga bisa mendapatkan rejeki melalui musik selain itu musik menjadi wadah untuk menyalurkan perasaan, karena saya senang menciptakan lagu walaupun belum pernah saya publikasikan. Intinya musik lah yang selalu menghibur dan menenangkan pikiran saya. Di Fakultas Kesehatan Masyarakat saya mengikuti UKM Studio 8, di divisi band sebagai salah satu vokalis.” ungkap Ledya Margaretha Sitohang, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro yang menjadi juara I Diponegoro Art Competition (DAC) 2021 dalam cabang seni cover lagu pop putri.

“Di lomba DAC ini saya menyanyikan lagu Maudy Ayunda yang berjudul Kamu dan Kenangan. Menurut saya makna lagu tersebut paling dalam dan dapat saya hayati, selain itu juga range vokal saya sangat cocok untuk lagu itu. Saya berlatih selama tiga hari sebelum membuat video, mulai dari mencocokkan nadanya hingga menentukan improvisasi” tuturnya.

Sejak SD, Ledya sudah suka menyanyi namun hanya sekedar hobi saja dan tidak dikembangkan. Ketika memasuki bangku SMP, ia mulai berani tampil di depan umum namun belum pernah mengikuti lomba. Pada  masa SMA ia baru memberanikan diri mengikuti paduan suara sekolah dan pernah direkomendasikan untuk mengikuti lomba vokal solo putri tingkat kota, dan untuk pertama kalinya ia meraih juara 2 dalam bidang tarik suara. Akhirnya Ledya semakin mengembangkan diri untuk mengikuti beberapa lomba vokal solo dan  mendapatkan juara. Di bangku perkuliahan, ia mendapatkan pengalaman mengikuti lomba vokal solo putri ajang Mechanical Project meskipun belum beruntung untuk menjadi pemenang.

“Setiap orang diberikan talenta masing-masing oleh Tuhan dan kita harus menyadari itu. Cara menyadari talenta tersebut dapat kita lakukan dengan mengembangkan hal yang kita sukai. Misalnya teman-teman yang suka menulis, kembangkanlah dengan mengikuti lomba membuat essay, KTI, ataupun lomba membuat cerpen. Kalah menang dalam perlombaan adalah hal yang biasa. Saya awalnya juga pesimis mengikuti lomba DAC ini karena melihat video cover teman-teman yang menurut saya lebih baik. Saya pun selalu meyakinkan diri dan melakukan yang terbaik tanpa mencontek karya orang lain. So, jangan pesimis, tapi percaya dirilah dan kembangkan hobimu agar orang-orang tahu siapa kamu” pesannya. (Linda Humas)