SEMARANG – Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik (FT) Universitas Diponegoro (UNDIP) tengah mempersiapkan konferensi internasional The International Conference on Environment, Sustainability Issues, and Community Development (INCRID) 2021, yang mengangkat tema pembangunan berkelanjutan pasca pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Tema-tema yang dibahas dalam konfrensi tersebut juga mencakup disrupsi akibat pandemi yang menuntut kebiasaan baru (new normal) dan implikasinya dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Humas INCRID 2021, Ratu, mengatakan kegiatan tahun ini adalah konferensi internasional ketiga yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Lingkungan di Universitas Diponegoro. Acara tersebut sudah dihelat sejak tahun 2019. “Tahun ini konferensi mengusung tema Research and Innovation in Environment Towards Sustainability in Disruptive and Post-global Pandemic Situation yang relevan dengan kondisi yang kita hadapi sekarang,” katanya, Selasa (6/7/2021).

Menurut dia, konferensi ini akan mengangkat seluruh faktor yang menyangkut teknologi ramah lingkungan (environmental technology), ilmu pengetahuan (science), pendidikan (education) dan  inovasi untuk mencapai sustainable development goals atau tujuan pembangunan berkelanjutan yang diinginkan; khususnya untuk mengatasi sejumlah persoalan selama situasi pandemi Covid-19 yang melanda sebagian besar wilayah dunia.

Dalam konferensi, penyelenggara juga menyediakan platform untuk para profesional, peneliti, dan akademisi untuk berbagi pengalaman dan mengeksplorasi pemahaman tentang lingkungan hidup berkelanjutan di masa depan. INCRID 2021 diselenggarakan secara virtual pada tanggal 9 September 2021. Dari konfrensi INCRID III ini diharapkan para peneliti, ilmuwan, profesor maupun akademisi bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai lingkungan berkelanjutan.

Untuk mengupas isu tersebut, ada enam keynote speaker yang ahli dalam bidangnya baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri. Mereka adalah para pakar yang terdiri dari Prof MNV Prasad, seorang Environmental Biotechnology and Renediation dari University of Hyderabad;  India, Prof. Takanobu Inouse dari Water Quality Toyohashi University of Technology, Jepang; dan Prof. Ashanta Goonetileke, Integrated Water Resource Management dari Queensland University of Australia Juga hadir sebagai narasumber Prof. Hsin-Hsin Tung dari Water Treatment National Taiwan University, Taiwan; Prof. Dr. Ir Purwanto, DEA pakar Chemical Reaction and Clean Technologies dari Undip, serta Direktur Operasi I, PT Adhi Karya (Persero) Tbk A. Suko Widigdo, S.T., M. Eng.

Selain para keynote speaker, ada sejumlah peserta yang sudah mengirimkan paper. Untuk paper yang terseleksi dalam kegiatan ini juga dipublikasikan ke dalam conference proceeding yang terindeks Scopus, dan dipublikasikan di beberapa jurnal bereputasi seperti Sustinere Journal of Environment and Sustainability yang telah terindeks di Sinta 2 atau di Jurnal Presipitasi yang merupakan Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan yang Terindeks di Sinta 2.

Saat ini penerimaan abstrak telah memasuki 2nd round, dibuka sampai dengan tanggal 12 Juli 2021. Untuk informasi lebih lanjut tentang seminar ini bisa menghubungi Ratu (0858-8663-6369), Arlita di nomer kontak 0851-6837-8961. (tim humas)