“Pendidikan akan memberikan fondasi yang lebih kuat dalam hal penalaran kritis kita terhadap berbagai masalah kehidupan, juga memberikan kita bekal untuk menjadi lincah dalam mengarungi perjalanan karier baik itu di korporasi maupun usaha sendiri. Ikuti arus, tapi jangan terbawa arus” tutur Radityo Prabowo, alumni Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.

“Sewaktu SMA, saya memilih jurusan Bahasa, menjelang lulus saya menimbang kembali jurusan apa yang berpusat atau menggunakan kemampuan bahasa namun bukan jurusan sastra. Kebetulan ada seorang kakak kelas yang mampir ke sekolah dan beliau ternyata masuk ke jurusan Ilmu Komunikasi. Pada momen itulah saya kemudian tertarik dan alhamdulillah dapat diterima di Undip melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau UMPTN pada tahun 2000 dan lulus di tahun 2004” ungkapnya.

“Mata kuliah favorit saya saat kuliah adalah komunikasi non-verbal yang ternyata itu berguna sekali di keseharian profesi saya. Misalnya ketika melakukan media training ke para pimpinan perusahaan saat saya masih bekerja di bidang agensi atau sekarang ini di Kemendikbudristek tempat saya bekerja, gerak-gerik mereka sebagai narasumber ternyata juga dapat menuansakan suatu pesan. Ini adalah kombinasi seni dan sains dari ilmu komunikasi” lanjutnya.

Radityo mengawali karier sebagai penyiar radio saat kuliah semester 3, diikuti dengan karier di TV lokal di Semarang. Kemudian memutuskan pindah ke Jakarta di tahun 2010, dan berpindah profesi dari yang semula kepenyiaran dan jurnalistik, lalu beralih dibidang kehumasan dengan bergabung di agensi multinasional. Hingga akhirnya pada awal tahun 2020 dipanggil tugas oleh negara menjadi Tenaga Ahli untuk Staf Khusus Mendikbudristek bidang Komunikasi dan Media di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

“Banyak pengalaman luar biasa yang saya dapatkan selama studi di Undip, yang pasti pengalaman organisasi, membangun komunikasi antar persona termasuk dalam hal ini negosiasi dan networking, serta pengalaman menjalani karier profesional sembari kuliah” pungkasnya. (Linda Humas)